Kita harus mengerti bahwa setiap pencobaan memiliki tujuan untuk memperbesar kapasitas atau daya tampung kita!

Bagaimana pun juga ingatlah, semuanya itu pada satu hari kelak akan selesai, sebesar apa pun pencobaan atau masalah kehidupan kita. Hal ini akan membuat materai tertentu di hati kita atau termeterai dalam hati kita.

Oleh karena itu pesan saya adalah apa pun yang Tuhan limpahkan dalam kehidupan kita, janganlah akhirnya kita terikat dengan harta duniawi, namun biarkanlah hati kita melekat hanya kepada Tuhan, dan bukan melekat kepada dunia!

Sebab pada hari Tuhan Yesus datang, sebenarnya yang menimbang itu adalah hati kita sendiri.
Apakah kita inginkan Tuhan, ataukah kita inginkan dunia?

Apabila pada hari-hari itu, hati Anda lebih cenderung kepada dunia maka sekuat apa pun “tarikan” Tuhan untuk membawa Anda naik pada hari kedatangan-Nya maka tarikan Tuhan itu tidak akan cukup kuat menarik Anda, sebab hati Anda lebih melekat kepada dunia. Dan hal inilah yang membuat seseorang tertinggal di hari kedatangan-Nya!

Oleh karena itu, janganlah biarkan hati Anda melekat kepada dunia, tetapi fokuskanlah dan biarkanlah hati Anda melekat kepada Tuhan! Dan itu akan menjadi kita semua umat yang layak bagi kedatangan-Nya kelak.

Pencobaan adalah sebuah salah bentuk untuk melihat ke dalam hati kita, sebab lewat pencobaan akan menunjukkan siapa kita sebenarnya. Apakah orang yang mengasihi Tuhan, yang hatinya melekat kepada Tuhan atau kepada dunia…

Yakobus 1:2-4

Saudara- saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai- bagai pencobaan, 3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

Adalah sulit untuk bisa menganggap sebagai suatu kebahagiaan apabila kita sedang menghadapi pencobaan atau masalah dalam hidup ini, seperti mengadapi problem keuangan, problem rumah tangga, problem ditinggal oleh orang yang dikasihi, problem sakit penyakit, problem-problem kehidupan yang berat…

Mengapa Tuhan memerintahkan kita untuk menganggap sebagai suatu kebahagiaan apabila kita sedang mengalami pencobaan?

  1. Ingatlah tidak ada kemenangan tanpa peperangan!
    Dan tidak akan ada peperangan tanpa musuh kehidupan (pencobaan). Ketika musuh kehidupan itu muncul di depan Anda, ketahuilah bahwa itulah cara Tuhan mengumumkan: Mujizat dan Kemenangan-Nya yang ajaib akan segera datang dalam hidup kita.
  2. Ingatlah ukuran musuh kehidupan Anda adalah sebuah petunjuk tentang ukuran kebesaran Anda di masa depan yang Tuhan sediakan bagi Anda!

Kita ingin agar Tuhan menyusutkan ukuran musuh kehidupan kita, jikalau boleh cukuplah sebesar “kurcaci” atau orang kerdil, tetapi Tuhan berkata: “TIDAK!” Jikalau Aku harus menyusutkan ukuran musuhmu maka Aku pun harus menyusutkan ukuran masa depanmu. Aku tidak mau menyusutkan ukuran masa depanmu. Aku sudah menetapkan sebuah rancangan masa depan dengan yang penuh harapan, besar dan tidak terduga bagi Anda.

Yeremia 29:11

Sebab Aku ini mengetahui rancangan- rancangan apa yang ada pada- Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Kisah Daud dan Goliat.

Daud yang kecil melawan Goliat yang raksasa, namun Daud tidak pernah mengeluh tentang betapa besarnya Goliat itu.
Cobalah Anda bayangkan apabila Goliat hanyalah seorang kurcaci, orang kerdil, maka Daud tidak akan pernah masuk ke istana raja, menjadi seorang panglima perang dan raja Israel. Faktanya Goliat adalah raksasa. Daud berhasil menaklukkan Raksasa, itulah alasannya ia diangkat menjadi raja!

Ingatlah akan hal ini, yaitu sebelum Tuhan memakai Anda atau mengangkat hidup Anda maka ia akan munculkan “musuh kehidupan” supaya Anda pantas menerimanya!

Kata “pencobaan” di sini adalah sebuah ujian atau testing yang bertujuan untuk mengukur kapasitas atau daya tampung seseorang!

Pencobaan di sini bukanlah untuk menghancurkan (destroy) namun untuk membangun (develop) Anda
(dibaca: Mazmur 34:19-21).

Seperti halnya tiang pancang, akan mengalami uji beban (loading test), di mana seorang insinyur akan menaruh beban yang besar ke atas tiang pancang tersebut! Maksud dan tujuan test ini bukanlah untuk menghancurkan tiang pancangnya namun untuk mengukur daya tahan tiang pancang itu untuk menahan dan mengangkat beban di atasnya agar dapat dibangun sebuah bangunan besar yang indah dan kokoh!

Oleh karena Tuhan tidak akan pernah memberikan berkat-Nya yang ajaib itu tanpa melengkapi kita lebih dahulu dengan karakter dan kapasitas tertentu maka kita harus belajar bersukacita dan berbahagia apabila kita sedang berada di dalam pencobaan (problem).

Kita mengerti bahwa Tuhan punya ALASAN mengapa pencobaan itu harus kita alami sekarang! Tuhan punya CARA yang ajaib untuk menolong kita keluar dari krisis atau masalah ini! Dan Tuhan pun punya WAKTU-Nya yang tepat untuk memberikan pertolongan sehingga kita melihat mujizat itu nyata!

Kita tahu bahwa setiap masalah atau pencobaan adalah ujian untuk memperbesar kapasitas dan daya tampung kita untuk menerima berkat terbaik dari Tuhan bagi hidup kita!