Oleh: Pdt Dr Niko Njotorahardjo

Saya tiba di Yerusalem pada tgl 13 Januari, bertepatan dengan hari pemakaman dari Ariel Sharon, mantan Perdana Menteri Israel yang sejak Januari 2006 mengalami koma dan meninggal. Delapan tahun ia mengalami koma, jadi koma pada bulan Januari 2006 dan meninggalnya pun bulan Januari 2014.

Ariel Sharon adalah seorang yang sangat dihormati di Israel. Di sana saya juga bertemu dengan hamba-hamba Tuhan lainnya yang tiba-tiba kita membicarakan tentang akhir zaman. Ada beberapa hal yang dikemukakan dalam pembicaraan tersebut, antara lain:

1. Nubuatan Rabbi Yitzak Kaduri

Ada seorang Rabbi Orthodox senior yang bernama Yitzhak Kaduri yang juga meninggal tahun 2006 setelah Ariel Sharon koma. Yitzhak Kaduri meninggal pada usia 108 tahun. Yitzhak Kaduri adalah orang Orthodox dan bagi orang Orthodox mendengar nama Yesus itu alergi-nya bukan main.

Memang secara keseluruhan orang Israel pun kalau dengar Nama Yesus ’alergi’, apalagi yang Orthodox seperti ini. Menjelang hari dipanggilnya Yitzhak Kaduri oleh Tuhan, dia bercerita kepada para pengikutnya bahwa dia didatangi oleh Mesias. Sekali lagi kalau kita mendengar tentang Mesias, bagi kita Mesias kita adalah Tuhan Yesus, tetapi bagi mereka itu bukan Tuhan Yesus.

Yitzhak katakan bahwa Mesias itu berkata kepadanya, ”Nanti Aku akan datang tidak lama setelah meninggalnya Ariel Sharon”. Lalu dia menuliskan satu pesan seperti surat wasiat dan berkata, ”Ini boleh dibuka 1 tahun setelah kematianku. Sebelum 1 tahun tidak boleh dibuka”.

Akhirnya tahun 2006 beliau meninggal, apa yang terjadi? Satu tahun kemudian surat wasiatnya itu dibuka dan ternyata dia menulis pernyataan, ”Mesias orang Israel Namanya Yehoshua (Yosua)…., yaitu YESUS!”

Selama ini mereka tidak tahu siapa Mesias-nya itu, tetapi setelah beliau menuliskan bahwa Mesias yang ditunggu orang Israel namanya adalah Yehoshua (Yosua) atau Yesus maka gemparlah di sana. Dan beliau juga katakan bahwa Mesias akan datang tidak lama setelah meninggalnya Ariel Sharon.

Saudara, kalau mendengar ini jangan langsung di reject, tetapi terima dulu. Sebab kalau Saudara menolak yang seperti ini hari-hari ini maka rugi sendiri dan bisa-bisa tidak ikut dalam pengangkatan. Tetapi kalau orang yang berkata, ”Tuhan, terima kasih Engkau berbicara lagi melalui cara ini….”, itu artinya kita semakin waspada dan makin berjaga-jaga dan Saudara akan ikut dalam pengangkatan. Tetapi kalau ada orang yang acuh tak acuh mendengarkannya, berhati-hatilah!

Mungkin Saudara belum pernah terpikir kalau sampai tidak ikut dalam pengangkatan. Sekarang banyak buku yang keluar tentang hal itu, salah satunya adalah: ”Apa yang Terjadi Jika Anda Tidak Terangkat”.

2. Laporan NASA

Badan antariksa nasional Amerika (NASA) mengeluarkan satu pernyataan bahwa tahun 2014 – 2015 akan terjadi 4 (empat) kali Blood Moon, yaitu gerhana bulan yang berwarna merah seperti darah; 2x di tahun ini dan 2x di tahun 2015, total 4x sehingga mereka sebutkan dengan Tetrad.

Ini berkaitan dengan nubuatan yang tertulis dalam Yoel 2:30-31, “Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.”

Saudara, ini adalah goncangan!

Kitab Yahudi, yaitu Talmud dari Sukkah 29a tertulis, ”Ketika terjadi gerhana bulan pertanda buruk bagi Israel. Jika wajah bulan merah seperti darah, ini pertanda pedang atau perang sedang datang ke dunia”.

Dalam sejarah, peristiwa bulan menjadi darah ini sudah pernah terjadi, dan ditemukan bahwa fenomena tersebut selalu berkaitan dengan terjadinya peristiwa-peristiwa yang besar dan dahsyat:

  • Tahun 32 – 33 dimana Tuhan Yesus disalib, yaitu pada waktu Paskah
  • Tahun 1493-1494 dimana banyak orang Yahudi dikejar-kejar dan dibantai di Spanyol dan itu melibatkan banyak negara.
  • Tahun 1949 – 1950, lahirnya Israel menjadi sebum negara
  • Tahun 1967 – 1968, perang 6 hari di Israel
  • Tahun 1973, perang Yom Kippur
  • Dan sekarang menurut NASA akan terjadi lagi blood moon pada tahun 2014 – 2015.

Ini semua berbicara tentang perang…perang…perang…di mana Israel akan dikeroyok oleh banyak bangsa, sehingga dalam keadaan yang terjepit mereka hanya berseru kepada Tuhan, dan disitulah Tuhan Yesus datang untuk kali yang kedua untuk menolong mereka. (Zakharia 12).

Jadi mendengar berita tentang terjadinya banyak perang pada masa ini, kita sudah harus waspada. Dan ke depannya mau terjadi apa kita tidak tahu.

3. Nubuatan Chuck Pierce.

Pada bulan September – Oktober yang lalu saya pernah bacakan disini ”Incredible Prophecy”, yaitu apa yang dilihat oleh Chuck Pierce dan teman-temannya untuk 3 tahun ke depan.

Sekarang saya akan bacakan nubuatan itu, perhatikanlah dengan baik-baik :

  1. Tuhan berkata, ”Kerajaan-kerajaan di bumi akan menjadi Kerajaan-Ku”
  2. Pintu-pintu di depan Saudara akan dibuka, kalau kita bergerak sekarang, dalam 3 tahun mendatang akan mendatangkan keuntungan yang besar
  3. Dalam tahun ketiga kerajaan akan melawan kerajaan dan kerajaan-kerajaan di dunia akan mengalami konflik besar, hanya Kerajaan Allah saja yang tidak tergoncangkan
  4. Penuaian jiwa akan terjadi
  5. Roh-roh jahat yang mengontrol perdagangan-perdagangan ilegal akan dihancurkan
  6. Akan muncul pasukan Tuhan yang menyerbu kerajaan-kerajaan bumi, dan mereka akan membawa keluar apa saja yang diperlukan dan dibawa masuk ke dalam Kerajaan Allah
  7. Goncangan-goncangan terjadi dari Utara ke Barat, membuat pemimpin-pemimpin akan berlutut,; bahkan pemimpin-pemimpin dengan karakter yang jahat akan memberikan favor atau perkenanan kepada kita.
  8. Otoritas yang lebih besar akan diberikan kepada kita untuk mengusir roh-roh jahat
  9. Akan ada kelaparan secara rohani terhadap Firman Tuhan

Sekali lagi kalau Saudara mendengarkan dibukanya rahasia-rahasia seperti itu oleh Tuhan, jangan di-reject, jangan dianggap enteng dan jangan acuh tak acuh. Waktu saya mendengar ini hati saya bergetar, ”Tuhan, saya mau mempersiapkan diri lebih baik lagi, karena Engkau tidak lama lagi akan datang”.

4. Pentakosta Ketiga

Saya baru pulang dari Tanah Perjanjian untuk mengikuti meeting dari Global Cabinet – Empowered 21, maka saya harus ke sana. Dan yang datang waktu itu adalah semua pimpinan gerakan di dunia. Saya amati satu persatu pemimpin yang hadir; orang-orang yang dipakai Tuhan luar biasa.

Pada waktu itu kami pergi ke upper-room, yaitu tempat dimana pertama kalinya Roh Kudus itu dicurahkan. Dan yang luar biasa saya diberikan tugas untuk berdoa dan menyampaikan apa yang Tuhan taruh dalam hati saya di hadapan para pemimpin dunia tersebut. Apa yang terjadi?

Ternyata Tuhan menyuruh saya memperkatakan tentang Pentakosta yang ke-3, di mana ada 5 hal yang harus kita perhatikan:

  • Pencurahan Roh Kudus secara besar-besaran.
  • 3 generasi akan dipakai Tuhan secara luar biasa.
  • Goncangan-goncangan akan terjadi semakin berat.
  • Penuaian jiwa besar-besaran akan terjadi. Amin!
  • Kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin singkat.

Pada event itu, saya memperkatakan 3 hal:

  1. Yang pertama, ”Saya berbicara di tempat yang tepat…”
    karena The Upper Room adalah tempat terjadinya Pentakosta yang Pertama
  2. Yang kedua, ”Saya berbicara di antara orang-orang yang tepat…”,
    karena mereka adalah pemimpin-pemimpin dunia
  3. Yang ketiga, ”Saya berbicara di waktu yang tepat…”,
    sebab berita kedatangan Tuhan Yesus semakin hari semakin kuat Tuhan beritakan.

Segera setelah memperkatakan hal itu, tiba-tiba Roh Kudus mengurapi saya dan saya membagikannya kepada yang lain. Saya pegang tangan para pemimpin dunia itu dan saya impartasikan pengurapan tersebut.

Pada tahun 2015 nanti akan diadakan satu conference besar di Yerusalem yang berskala dunia, termasuk Indonesia. Dan memang dijadwalkan bahwa pada 1 malam dari Asia, yaitu saya bersama dengan Dr. Yonggi Cho akan berbicara di sana.

Seperti yang sering saya berpesan kepada Saudara: ”Jangan sampai kita tidak masuk sorga. Saudara akan bayar harga yang terlalu mahal kalau sampai tidak masuk sorga!”

Saya berdoa agar kita semua masuk sorga., tetapi kita perlu membaca ayat berikut ini: Matius 7 :13-14, ”Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

Pastikan Saudara melalui pintu yang sesak dan sempit itu. Kalau Tuhan Yesus berkata ‘sedikit’, artinya memang sedikit. Saya bukan menakut-nakuti tetapi saya harus mengatakan yang sebenarnya. Ini bukan hanya diukur dengan jumlah penduduk dunia, tetapi dari orang yang menamakan dirinya Kristen pun relatif sedikit.

Mengapa?

Sebab syarat pertama dan utama untuk masuk dalam Kerajaan Sorga adalah dia harus percaya kepada Tuhan Yesus dan mengalami kelahiran baru.

Dan menurut data, hanya 25% dari penduduk dunia yang menamakan dirinya Kristen yang lahir baru. Dan saya berdoa untuk hal ini dan terus berdoa, “Tuhan, masa’ hanya sebanyak ini?”. Dan lagipula, tidak semua orang yang lahir baru itu pasti masuk sorga. TIDAK! Sebab hanya mereka yang setia sampai akhir dan bertahan sampai kesudahannya dan siap serta mau diproses; yang bisa masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Karena itu kita harus berhati-hati!

Saya banyak mendengar hari-hari ini pengajaran-pengajaran yang menurut saya terlalu meremehkan hal ini. Dulu disebut dengan “Cheap Grace”, sekarang ada yang menyebutnya dengan “Hyper Grace”. Memang sejak dulu ada 2 paham:

  1. Paham yang percaya bahwa kalau percaya Yesus, sekali selamat tetap selamat. Apa pun yang kita lakukan pokoknya sekali selamat tetap selamat.
  2. Paham yang percaya bahwa kalau kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus dan lahir baru, kita akan selamat asalkan setia sampai akhir dan bertahan sampai kesudahannya serta siap untuk diproses.

Saya percaya dan berpegang kepada paham yang kedua. Saya tidak mau menyalahkan paham yang pertama tetapi saya diajar oleh Tuhan untuk berkata begini:

  • Kalau misalnya paham yang pertama salah karena standardnya terlalu ringan maka akan banyak orang yang masuk neraka.
  • Tetapi kalau paham kedua yang salah, artinya ternyata standard keselamatan tidak seberat itu, maka akan lebih banyak yang masuk sorga!

Tetapi kalau sampai paham yang pertama salah, maka akan banyak orang yang masuk neraka karena mereka pikir sudah selamat hanya dengan rajin ke gereja, dan di lain sisi mereka hidup seenaknya seperti orang dunia. Sebab mereka percaya; sekali selamat tetap selamat.

Di akhir zaman ini dan menjelang kedatangan-Nya saya terus disuruh oleh Tuhan menyampaikan hal ini. Kalau saya tidak bicara seperti itu maka di dalam saya seperti ada tekanan, “Kamu sampaikan itu!”. Dan saya takut kalau ketemu Tuhan nanti, gara-gara tidak memperingati orang-orang sehingga ada yang masuk neraka, maka saya pasti ditanya Tuhan, “Kamu sampaikan apa selama ini? Kamu mengajar apa selama ini?”. Saya bertanggung-jawab di hadapan Tuhan. Setiap hari saya berdoa buat Saudara agar semua masuk sorga dan selama masih ada di dunia ini Saudara diberkati berlimpah-limpah. Amin!

Ini saatnya kita lebih berjaga-jaga dan lebih waspada karena terlalu banyak pesan-pesan Tuhan yang begitu keras hari-hari ini. Memasuki bulan Februari ini sungguh luar biasa sebab kita akan mempersembahkan buah sulung. Buah sulung artinya apa yang kita hasilkan pada bulan Januari dan akan kita berikan semua kepada Tuhan. Untuk itu mari kita baca Amsal 3:9-10,

“Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.”

Kalau kita memuliakan Tuhan dengan harta kita dan dengan hasil pertama dari segala hasil penghasilan kita, maka ayat 10 akan menjadi milik kita. Lumbung-lumbung kita akan diisi penuh sampai melimpah… limpah…. limpah… dan bejana pemerahan buah anggur kita akan meluap.. meluap… meluap… dengan air buah anggurnya. Amin!