Yohanes 4:23-24

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah- penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah- penyembah demikian. 24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah- Nya dalam roh dan kebenaran.

Ingatkah Anda akan orang buta, Bartimeus, yang berseru kepada Yesus di tengah-tengah hardikan orang banyak?

Ingatkan Anda akan perempuan yang mengalami pendarahan, yang mempertaruhkan segalanya dengan menerobos kerumunan orang banyak hanya untuk menjamah jubah Tuhan?
Ingatkah Anda akan Maria, yang mengurapi kaki Yesus? Dia tidak peduli apa yang orang lain pikirkan ketika dia datang ke tempat di mana Yesus sedang makan. Dia berlutut di kakinya, membuka botol minyak wangi yang mahal, dan mengurapi Yesus. Dia menggunakan rambutnya sendiri untuk menghapus minyak di kaki-Nya.

  • Apakah Anda siap untuk menerobos masuk ke hadirat-Nya dan Anda pun tidak peduli apa yang orang lain pikirkan?
  • Apakah Anda bersedia menangis di kaki Yesus di tengah-tengah kesulitan Anda?

Terlalu sering kita menjadi nyaman di mana kita berada, kita menjadi puas dengan apa yang kita miliki dan kita berhenti untuk mendapatkan lebih lagi dari Tuhan. Kita bisa begitu cepat datang kepada Tuhan Yesus dalam krisis tapi begitu cepat juga untuk menyelinap keluar dan kembali ke zona nyaman kita ketika krisis berakhir.

Faktanya adalah kita harus memiliki passion, kita perlu pelihara gairah untuk beribadah dan melayani Dia, Juruselamat kita. Saya percaya dengan segenap hati saya bahwa Allah sedang mencari orang-orang yang tidak akan kehilangan gairah mereka, orang-yang yang bergairah kepada Tuhan adalah orang-orang yang diberkati Tuhan berlimpah-limpah, dan semakin diberkati mereka semakin lapar, semakin mereka bergairah maka semakin besar kuasa Allah dicurahkan ke atas hidup mereka.

Puasa dapat memicu rasa lapar dan gairah Anda kepada Tuhan. Puasa membawa Anda kepada suatu hubungan yang lebih mendalam dengan Tuhan. Anda akan menjadi lebih peka terhadap Roh-Nya dan lebih selaras dengan suara-Nya.

Saya sungguh kagum melihat bahwa Tuhan Yesus dapat bertahan melewati pencobaan, melewati penyiksaan yang begitu mengerikan dan sadis dari tentara romawi, bahkan Dia harus melewati hukuman salib,~ semuanya itu dijalani-Nya dengan sukarela oleh karena Dia memiliki passion yang kuat!

Power follows Passion!
Di mana ada rasa lapar atau gairah, di situ ada kuasa yang bekerja. Setiap kali kita melihat kuasa Allah dicurahkan di dalam Alkitab, maka kita tahu bahwa kuasa itu dicurahkan kepada orang yang mencari Tuhan dengan sepenuh hati!