Bacaan: Yosua 1:4-9

KESULITAN MENGIKUTI KESUKSESAN

Ingatlah ketika Allah memberkati pelayanan Anda, seringkali kesulitan mengikuti atau kesulitan muncul menyertainya:
1). Ketika gereja bertumbuh, Anda pasti membutuhkan gedung ibadah yang lebih besar, menambah jam ibadah dan tambahan pengerja baru.
2). Jiwa-jiwa baru datang kepada Kristus, kita pasti harus memuridkan mereka.
3). Ketika Anda mengatasi atau melakukan sesuatu untuk mengubh masyarakat (meruntuhkan roh terotorial), dan mereka pun mulai melakukan serangan balik.

Anda mungkin seperti Yosua, sebagaimana Allah telah memimpin Israel memasuki suatu era yang baru dan terbesar dalam sejarah, menaklukkan tanah perjanjian, Yosua dipilihnuntuk memimpinnya. Di tengah-tengah masa sukses besar datanglah tantangan yang besar dalam hidupnya, yaitu ada 7 bangsa yang besar ada di sana. Jika Yosua mau melaksanakan panggilan Allah dalam hidupnya, ia harus lebih dahulu memgatasi halangan-halangan tersebut.

ALLAH memberikan kepada Yosua 5 strategi sukses untuk menaklukkan tanah perjanjian, yang mana strategi ini masih bekerja sampai hari ini.

1. MILIKILAH ARAH YANG JELAS

Yosua 1:4
Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat, seluruh tanah orang Het, sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu.

Allah menjelaskan secara khusus dan detail daerah-daerah yang harus ditaklukkan untuk dimiliki menjadi tanah pusaka orang Israel. Allah juga memberitahu KAPAN waktunya untuk pergi berperang dan dari DI MANA seharusnya Yosua bertindak. Jadi Yosua memahami dengan tepat apa yang Tuhan kehendaki untuk dia lakukan. Yosua mengerti kehendak Tuhan.

Apabila kita mau menjadi seorang pemimpin yang dipakai oleh Tuhan, pertama-tama kita harus memiliki arah yang jelas.
Kita akan memiliki arah yang jelas bilamana kita telah memiliki sebuah tujuan atau visi yang kuat. Sesuatu tidak akan bisa dinamis sampai hal itu dibuat menjadi spesifik. Semakin spesifik tujuan atau sebuah visi, maka jemaat dapat dengan mudah meresponi dengan baik dan benar.

2. KUATKAN DAN TEGUHKAN (Yakinlah) HATI ANDA BAHWA ANDA AKAN BERHASIL (Joshua 1:6,7,9,18)

Yoshua 1:6
Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.

Pada saat Anda telah mengetahui kehendak Allah dalam pelayanan Anda, yaitu memiliki arah tujuan yang spesifik, Anda harus membangun sebuah keyakinan yang kuat untik bisa terus melangkah maju sampai berhasil.

Anda tidak boleh meragukan apa yang telah menjadi “panggilan Allah.”
Keraguan adalah musuh iman. Alkitab berkata, “Apa pun yang dilakukan tanpa iman adalah dosa.”

Pada saat Anda menetapkan sebuah rencana atau tujuan dalam pelayanan maka Iblis akan membuat Anda mempertanyakan rencana atau tujuan Anda. Apakah itu adalah kehendak Tuhan? Bagaimana seandainya saya keliru? Apakah saya layak melakukan hal itu? Apakah ini hanya kesombongan saya saja?

Inilah masalah utama Yosua.
Ia kurang yakin. Ia merasa tidak cukup pantas menjadi pemimpin. Kelihatannya wajar, bukan? Itulah sebabnya Tuhan menguatkan Yosua beberapa kali.
Tuhan berfirman, “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu.”
Tuhan mengulanginya sebanyak 4 kali dalam pasal 1. Mengapa?
Hal ini bukan halangan di padang gurun.
Halangan terbesar Yosua adalah ketakutannya.
Oleh sebab itu Tuhan perlu menguatkan dan meneguhkan hati Yosua sebelum ia bertindak menaklukkan tanah perjanjian.

Ketakutan menghalangi Anda mentaati firman Tuhan.
Ketakutan menghalangi Anda melakukan panggilan pelayanan.
Ketakutan akan menjauhkan Anda untuk melakukan kehendak Allah. Ketakutan membuat Anda kehilangan segala berkat yang terbaik yang disediakan Tuhan bagi Anda!
Ketakutan akan membuat gereja mengalami kesulitan bertumbuh.

Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, lakukanlah panggilan Tuhan atas hidupmu dan selesaikanlah sampai tuntas!

3. MILIKILAH KOMITMEN DENGAN KEPUTUSAN ANDA.

Yosua 1:9
Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu:kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi. ”

Pada saat Anda telah memulainya, janganlah berpaling ke belakang atau mundur dari pelayanan. Tuhan berfirman kepada Yosua, “Mantaplah dengan keputusanmu itu!”

Kunci sukses dalam kehidupan ini adalah memiliki komitmen yang kuat! Komitmen adalah kunci untuk menyelesaikan semua tugas sampai tuntas. Jika Anda tidak punya komitmen dalam pelayanan maka Anda tidak akan pernah sanggup menyelesaikan apa pun juga.

Apa bentuk komitmen Anda? Atau Anda bersedia mati untuk apa? Banyak orang takut mengambil komitmen di gereja. Mereka memulai satu pekerjaan dan ketika menghadapi kesulitan, mereka akan pindah ke pekerjaan yang lain. Seorang pahlwan iman adalah seorang yang berani mengambil kelutusan, lalu mereka berani mati untuk hal itu. Anda tidak bisa melompat dari satu pelayanan ke pelayanan lainnya. Anda harus memiliki komitmen terhadap diri anda untuk mencapai tujuan Anda.

4. KOREKSILAH SETIAP KEGAGALAN

Yosua 1:7
Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh- sungguh, bertindaklah hati- hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba- Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.

Tuhan menasehati Yosua agar jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri. Ketika Anda gagal, kembalilah ke jalan yang benar. Biarlah Tuhan menolong Anda menata ulang prioritas dan pelayanan Anda. Kesalahan adalah bagian dari kehidupan. Anda tidak sempurna. Penghapus pensil diproduksi untuk dan karena Anda suka membuat kesalahan. Jika tidak pernah ada kesalahan, kita tidak akan pernah membutuhkan penghapus.

Perbedaan antara orang sukses dan orang tidak sukses bukan karena orang sukses tidak pernah gagal tetapi mereka selalu belajar dari kesalahan, korkesi setelah terjadinya kegagalan adalah kunci masa depan. Thomas Alfa Edison pernah berkata: “Janganlah menyebut itu kegagalan, sebutlah itu sebagai pembelajaran.”

Yosua pernah mengalaminya. Ingat kisah Ai, sebauh kota kecil setelah orang Israel mengalami kemenangan besar di Yeriko? Kecongkakan telah membuat mereka mengalami kekalahan besar di kota Ai.

Apakah reaksi Yosua pada saat itu? Ia jatuh tersungkur dengan muka sampai ke tanah di depan tabut Tuhan (Yosua 7:6) dan berdoa. Ia bertanya kepada Tuhan apa yang sedang terjadi?

Dalam Yosua 7:13-15, Tuhan memebritahu Yosua untuk bangun, bersihkan diri dari debu dan kuduskanlah dirimu, singkirkan dosa di perkemahan. Jangan hanya berdoa tetapi juga lakukan sesuatu! Akhirnya mereka menemukan seorang yang bernama Akhan, yang mencuri 3 barang: jubah yang indah, 200 syikal perak, dan sebatang emas 500 syikal beratnya (Yosua 7:20-21).

Yosua menemukan penyebab masalah dan melakukan tindakan yang tepat. Ia telah belajar dari kekalahannya itu.

5. BERGANTUNGLAH KEPADA TUHAN

Yosua 1:5
Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.

Janji Tuhan itu sangat besar manfaatnya, lewat firman-Nya apabila kita mau mempercayai dan mengikuti-Nya. Kitab Yosua berisi secara lengkp tentang janji Allah. Dia secara spesifik berjanji kepada Yosua untuk 4 hal ini:
1). KUASA
Tuhan memberikan Yosua kuasa dengan mengatakan bahwa
“Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau;… ” (Yosua 1:5)

2. PERLINDUNGAN
Tuhan memberitahu Yosua bahwa tidak ada satu pun yang dapat mencelakakan dirinya.
“Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” (Yosua 1:5)

3). KEMAKMURAN
Tuhan memberikan Yosua sebuah janji untuk hidup dalam berkat dan hidup dalam kelimpahan, yaitu berhasil dan beruntung. Oleh karena itu Tuhan memerintahkan Yosua untuk memperkatakan dan merenungkan firman serta bertindak hati-hati sesuai dengan firman-Nya (Yosua 1:8).

4). HADIRAT-NYA
Tuhan memberitahu Yosua bahwa dia tidak pernah ditinggalkan sendiri menghadapi musuh-musuhnya. Yosua mendapatkan janji Tuhan “sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.” (Yosua 1:9).

Allah ingin Anda berhasil dan beruntung di dalam pelayanan Anda. Mungkin Tuhan tidak secara tegas menunjukkan jalan-jalan-Nya kepada Anda, tetapi Tuhan ingin Anda mendapatkan yang terbaik. Saya percaya bahwa Tuhan menghendaki Anda untuk menaklukkan RAKSASA yang menguasai komunitas Anda!