Mengapa Natal begitu penting dan spesial?

Sebab Natal adalah kelahiran Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita.
Sebab Natal, kelahiran Yesus adalah dasar ukuran waktu bagi sejarah dan kehidupan umat manusia. Kita mengenal kalender “Sebelum Masehi,” yaitu sebelum kelahiran Yesus dan “Sesudah Masehi,” yaitu sesudah kelahiran Yesus. Hal ini berarti:

Setiap kali Anda merayakan tanggal ulang tahun; pada saat Anda merencanakan tanggal pesta pernikahan; setiap kali Anda menulis tanggal di selembar Bilyet Cek atau Bilyet Giro; setiap kali Anda menetapkan waktu pertemuan atau meeting maka Anda menggunakan dasar ukuran waktunya dari kelahiran Yesus Kristus, yaitu NATAL. Natal menentukan sejarah kehidupan umat manusia.

Apa Pesan Allah untuk kelahiran Yesus Kristus, NATAL ini?

Lukas 2:8-10
“Di daerah itu ada gembala- gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba- tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:”

Pesan Natal adalah Waktu Perayaan!
Waktu Perayaan untuk kesukaan besar bagi dunia.
Malaikat Tuhan berkata, “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:”

Apa yang dimaksudkan dengan “Kesukaan Besar?”
Ketika Allah mengutus Yesus Kristus untuk lahir ke dunia, sesungguhnya Allah ingin memberitahukan kita tentang 3 hal:
1. Allah mengasihi kita

Yohanes 3:16
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak- Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada- Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Pada saat Allah mengutus Yesus ke dunia, Allah sedang berkata kepada Anda: “Aku mengasihi kamu.” Allah mengasihi kita bukan karena keadaan atau perbuatan kita. Allah mengasihi kita oleh karena sifat dan karakter-Nya adalah Kasih (1 Yohanes 4:16). Allah mengasihi kita dengan kasih yang kekal (Yeremia 31:3).

Rasul Paulus menggambarkan Kasih Allah yang tidak berubah dan kasih yang tidak dapat dipisahkan oleh keadaan apapun. Inilah kabar kesukaan besar, inilah alasan kita mengadakan perayaan di hati Natal. Allah mengasihi kita dengan kasih yang kekal.

Roma 8:35-39
“Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? Seperti ada tertulis: “Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba- domba sembelihan.” Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang- orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat- malaikat, maupun pemerintah- pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa- kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

2. Allah menyertai kita

Mazmur 139:7-10
“Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh- Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan- Mu? Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan- Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan- Mu memegang aku.”

Allah menyertai Anda, di mana pun Anda berada. Dia selalu hadir dalam hidup Anda sekali pun Anda mungkin tidak merasakannya. Inilah kabar kesukaan besar itu. Inilah pesan Natal, yaitu Allah menyertai kita.

Alkitab mengatakan bahwa salah satu nama Yesus adalah IMANUEL, yang artinya God is with us!
Ada sebuah janji yang berharga bagi kita di dalam kitab Ibrani.
“Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” (Ibrani 13:5)

Anda mungkin pernah ditinggalkan oleh orang-orang yang Anda sangat kasihi dan sayangi. Namun ingatlah, Allah tidak akan pernah membiarkan Anda dan Dia tidak akan pernah meninggalkan Anda.

Tahukah Anda bahwa Allah tidak suka manusia seorang diri saja atau kesepian? Allah menciptakan manusia sebagai makhluk sosial, makhluk yang membutuhkan interaksi atau hubungan dengan sesamanya dan penciptanya.

Kejadian 2:18
TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Mazmur 68:7
“Allah memberi tempat tinggal kepada orang- orang sebatang kara,…”

Anda membutuhkan sahabat, Anda membutuhkan keluarga, Anda membutuhkan saudara seiman, Anda membutuhkan sesama untuk bersaksi atau membagikan iman Anda kepada Yesus dan lebih dari semuanya itu Anda membutuhkan Tuhan dalam hidup Anda. Jika Anda merasa kesepian dan sendiri di masa Natal ini, Anda perlu mencari Tuhan dan bangunlah hubungan yang intim dengan Tuhan.

Pesan Natal adalah Aku, Tuhan menyertai kamu senantiasa.
Anda tidak perlu lagi menghadapi masalah hidup Anda seorang diri, sekali pun mungkin Anda bisa. Anda mempunyai Yesus, yang selalu hadir dan menyertai Anda senantiasa.

3. Allah ada di pihak kita.

Yohanes 3:17
“Sebab Allah mengutus Anak- Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.”

Beberapa orang begitu ketakutan dengan Tuhan, dan beberapa tidak berani datang mendekat kepada Tuhan.
Mengapa? Karena ada rasa bersalah.
Rasa bersalah memisahkan seseorang dari Tuhan.
Rasa bersalah membuat seseorang tidak berani mendekat dan beribadah kepada Tuhan.
Rasa bersalah membuat seseorang berpikir jika dia terlalu dekat dengan Tuhan maka Tuhan akan menghukumnya.

Alkitab memberitahukan kita bahwa Tuhan Yesus datang ke dunia bukan untuk menghakimi dan menghukum dunia tetapi untuk menyelamatkan dunia. Yesus datang supaya kita mempunyai hidup dan kita bisa mempunyai kehidupan yang berkelimpahan.

Ketika Allah mengutus Yesus lahir ke dunia di hari Natal, Allah ingin memberitahukan kita bahwa Aku bukan hanya mengasihi kamu dan Aku bukan hanya menyertai kamu, tetapi Aku juga berada di pihak kamu. Bukankah ini sebuah berita kesukaan besar?

Roma 8:31
“Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?”

Allah yang menciptakan alam semesta;
Allah yang mengeringkan Laut Teberau;
Allah yang memimpin umat-Nya dengan tiang awan dan tiang api;
Allah yang memberikan umat-Nya manna yang turun dari sorga;
Allah yang meredakan badai yang mengamuk di Danau Galilea;
Allah yang membuat orang buat melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta tahir, orang mati dibangkitkan.

Allah yang sama, Dia, Allah yang berada di pihak kita!
Jika Allah ada di pihak kita, kita pasti keluar sebagai pemenang dalam kehidupan ini. Bukankah itu adalah kabar kesukaan besar di hari Natal?

Sekali lagi saya mau memberitahu Anda, “Kita tidak perlu takut lagi.” Karena Allah telah berkata: “Aku mengasihi kamu; Aku menyertai kamu; dan Aku berada di pihak kamu.”

Inilah pesan natal. Inilah kabar kesukaan besar.
Siapapun Anda, apa pun suku Anda, apa pun yang telah Anda lakukan dan bagaimana pun keadaan Anda sekarang. Kabar kesukaan besar ini adalah untuk Anda.

Selamat Natal.