1 Yohanes 3:8
“barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri- Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan- perbuatan Iblis itu.”

Alasan Yesus datang ke dunia adalah untuk membinasakan perbuatan-perbuatan iblis. Perbuatan iblis itu antara lain: dosa dan kejahatan, sakit penyakit, kemiskinan, kekacauan, terorisme, perpecahan, kerusuhan, peperangan, bencana alam, kematian.

Perbuatan Iblis adalah menjauhkan manusia dari hadirat Allah.
Hadirat Allah adalah lingkungan ideal, atau habitat manusia.
Di dalam hadirat Allah manusia bisa berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan tujuan dan maksud Tuhan. Apabila manusia dijauhkan dari hadirat Allah, manusia akan mati secara rohani dan berujung kepada kematian kekal, seumpama ikan dijauhkan dari air maka ikan itu akan mati binasa.

Bagaimana Yesus membinasakan perbuatan-perbuatan iblis?
Yesus melepaskan “pengampunan” di kayu salib:
“Ya Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Lukas 23:34).

Yesus, yang tidak pernah mengenal dosa menjadikan dirinya sebagai tumbal atau pengganti bagi kita yang seharusnya dijatuhkan hukuman karena dosa dan kejahatan kita. Yesus menjadikan diri-Nya sebagai orang berdosa, dengan mati di salib di tengah-tengah penjahat. Seluruh murka Allah atas dosa dunia ditanggungkan ke atas diri-Nya.

Alkitab menjelaskan bahwa alangkah berbahagianya orang yang dibenarkan oleh Allah.

Roma 4:6-8
Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah bukan berdasarkan perbuatannya: “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran- pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa- dosanya; berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya.”

Kuasa dan Manfaat Pengampunan Allah melalui Yesus:
1. Ketika dosa diampuni maka penyakit kita disembuhkan (Markus 2:1-12).

Pengampunan dosa memiliki kuasa atas sakit penyakit. Ketika Anda diampuni dosanya maka Tuhan menyembuhkan penyakit Anda. Di sini pentingnya langkah pertobatan, mengakui dosa dan meninggalkannya untuk menerima kesembuhan.

Ketika Yesus melihat iman mereka yang membawa orang lumpuh untuk disembuhkan, maka Yesus berkata kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosa sudah diampuni!” Selanjutnya Tuhan Yesus berkata kepada orang lumpuh itu: “Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah kerumahmu!” Maka orang lumpuh itu pun bangkit dan disembuhkan.

Kisah seorang ibu mengalami susah melahirkan. Roh Kudus ingatkan kami bahwa dia memiliki kebencian terhadap suaminya dan dia harus mengampuni suaminya. Tuhan memberikan kemudahan persalinannya setelah ia berdoa dan mengampuni suaminya itu.

Kisah Pak Alam, sakit sesak nafas, jantung terus berdebar kuat. Ia sangat kesakitan, tuhan menyembuhkan sakitnya saat ia datangi musuhnya dan mengampuni orang itu.

2. Ketika dosa diampuni maka doa kita penuh kuasa.

Markus 11:24-26
Karena itu Aku berkata kepadamu:apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan- kesalahanmu. ” (Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan- kesalahanmu.)

Doa-doa Anda akan penuh kuasa jika Anda memiliki iman yang besar. Iman Anda akan bekerja secara efektif bilamana Anda memiliki hati yang mudah bertobat dan mudah mengampuni.

Menerima Pengampunan dari Allah itu adalah sesuatu penting sebab tanpa pengampunan Anda tidak akan pernah berkenan kepada Allah. Penyucian atas dosa harus diselesaikan oleh pengampunan. Tanpa penumpahan darah maka tidak akan ada pengampunan (Ibrani 9:22)

Pada saat Anda bertobat dan menerima pemgampunan Allah maka Anda sedang mengikat semua perbuatan iblis. Apabila Anda sudah menerima pengampunan dari Allah dan mengerti betapa besarnya kasih Allah maka Anda bisa dengan mudah mengampuni orang lain. Hasilnya Anda hidup dalam damai sejahtera Allah yang memberi Anda kuasa untuk menaklukkan iblis di bawah kaki Anda (Roma 16:20).

Bagaimanakah Bentuk pengampunan dari Allah:
1. Allah tidak mengingat-ingat dan memperhitungkan dosa dan kesalahan kita (Ibrani 10:17)

2. Allah kembali menyayanginkita, menghapus kesalahan kita dan melemparkan segala dosa ke dalam tubir-tubir laut (Mikha 7:19).

3. Penebusan Kristus atas kutuk Hukum Taurat supaya berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain (Galatia 3:13-14)