“Pada saat tangan kananmu memberi, pastikanlah tangan kirimu pun mengetahuinya supaya ia pun terinspirasi untuk memberi juga.”

Maksud saya adalah kiranya segala perbuatan baik kita dengan motif hati yang tulus dapat menginsipirasi orang lain untuk melakukannya juga.

Bukankah Raja Daud pun memberitahu “tangan kirinya” pada saat tangan kanannya memberi 100 ton emas terbaik, 240 ton perak murni, belum termasuk pemberian Daud berupa tembaga, besi, kayu, batu permata dan banyak pualam?
Kisah Daud ini ditulis dalam Kitab 1 Tawarikh 29:1-9.

Akibat Raja Daud memberitahu “tangan kirinya” di saat tangan kanannya memberi, hasilnya adalah seluruh para kepala kaum, kepala suku, para perwira dan penanggung jawab harta milik raja menyatakan bahwa mereka juga ingin menyumbang untuk membangun Rumah Tuhan (dibaca: 1 Tawarikh 29:3-5).

Berapa tambahan sumbangan dari mereka itu?
Emas 170 ton lebih, perak 340 ton lebih, perunggu hampir 620 ton, dan besi 3.400 ton lebih, batu-batu permata. Alkitab menjelaskan bahwa mereka memberi dengan rela hati kepada Tuhan dan mereka gembira karena telah banyak yang mereka persembahkan. Raja Daud juga gembira sekali (1 Tawarikh 29:6-9). Haleluyah! Luar biasa!

Galatia 6:9

Janganlah kita jemu- jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

Tuhan Yesus memberkati.