Mengalami Kedamaian dan Ketentraman Hidup.

Yohanes 14:27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera- Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

Damai sejahtera Allah itu memiliki kekuatan untuk memberikan ketenangan dan ketentraman di saat-saat kita mengalami badai cobaan, tekanan, dan masalah dalam hidup ini. Damai sejahtera inilah yang membuat Tuhan Yesus bisa tidur tenang di tengah amukan badai sementara para murid-Nya mengalami ketakutan dan kebingungan karena perahunya hampir tenggelam.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mengalami kedamaian dan ketentraman hidup:
1. Kita harus memiliki iman kepada Tuhan Yesus Kristus.

Roma 5:1
Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.

Roma 5:10
Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak- Nya, lebih- lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup- Nya!

Kita sudah diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Tuhan kita, Yesus Kristus. Kita telah menjadi anggota keluarga Allah. Kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah.

Yesus Kristus yang telah mati dan dikuburkan, namun pada hari ketiga Dia bangkit dari kematian dan hidup dengan tubuh kemuliaan untuk selamanya; Dialah yang pertama, yang sulung mengalami semuanya ini. Dengan demikian kita pun yang percaya memiliki pengharapan bahwa kita pun tidak akan mati untuk selamanya, kita semuanya akan dibangkitkan dan memakai tubuh kemuliaan, yang tidak binasa (1 Korintus 15:51-52).

Ketika kita memahami kebenaran ini, maka kebenaran ini akan melenyapkan ketakutan kita, sebab ketakutan akan penghukuman dari Allah dan kematian adalah alasan utama kita tidak memiliki damai sejahtera dan ketentraman dalam hidup ini (Ibrani 2:14-15).

2. Kita harus mengakui kedaulatan Tuhan

2 Korintus 5:15
Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.

Jika kita mau mengalami damai sejahtera dan ketentraman dalam hidup ini maka kita harus mengakui kedaulatan Tuhan bahwa bukan kita lagi yang berkuasa atas hidup kita tetapi Tuhanlah yang berkuasa atas hidup kita.

Saat kita mengakui kedaulatan Tuhan, pada saat itulah kita mengerti bahwa segala sesuatu yang terjadi atas hidup kita semuanya itu atas kendali dan pemeliharan Tuhan demi kebaikan kita.

Saat kita mengakui kedaulatan Tuhan, pada saat itu kita bisa menghormati setiap keputusan Tuhan atas hidup kita. Pada saat kita bisa menghormati keputusan Tuhan, maka damai sejahtera-Nya akan menguasai hati dan pikiran kita. Kita akan mengalami kedamaian dan ketentraman.

Saya percaya bahwa kita bisa mengakui kedaulatan Tuhan hanya bilamana kita berdoa.
Tanpa doa maka kita tidak punya kekuatan untuk bisa menghormati keputusan Tuhan.
Tanpa doa, kita tidak punya kekuatan untuk mengakui kedaulatan Tuhan.

Ayub seorang yang mengakui kedaulatan Tuhan. Ia telah kehilangan harta kekayaannya, anak-anak yang dikasihinya, kena penyakit kulit yang mengerikan namun Ayub bisa menghormati keputusan Tuhan sebab ia mengakui kedaulatan Tuhan.

Kita bisa melihatnya pada saat ia berdoa kepada Tuhan:

Ayub 1:21
katanya:”Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!”

Akhirnya, Tuhan memulihkan keadaan Ayub dan memberikannya dua kali lipat dari kepunyaannya dahulu. Tuhan memberkati kehidupan Ayub. Ayub keluar sebagai pemenang.

3. Kita harus percaya akan pemeliharaan Allah.

Filipi 4:19
Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan- Nya dalam Kristus Yesus.

Jika kita mau mengalami kedamaian dan ketentraman hidup, kita harus percaya kepada pemeliharaan Tuhan yang sempurna atas kehidupan kita. Dia mengerti setiap detail rincian kebutuhan hidup kita, sebab Tuhan itu adalah Bapa yang baik, yang selalu peduli akan kebutuhan kita.

Kita akan mengalami kedamaian dan ketentraman hidup jika kita mau menyerahkan segala kekuatiran kita kepada Tuhan Yesus lewat doa, pujian dan ucapan syukur.

Filipi 4:6-7
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. 7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

1 Petrus 5:7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada- Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Tuhan Yesus memberkati.