Bacaan : Roma 14:1

Rasul Paulus menasehati jemaat di Roma untuk hidup damai dan saling membangun. Ia memberikan beberapa tips:

1. Terimalah orang yang lemah imannya tanpa mempercakapkan (bertengkar) tentang pendapatnya.

Roma 14:1
Terimalah orang yang lemah imannya tanpa mempercakapkan pendapatnya.

Pelihara dan ciptakan sebuah sikap penerimaan bukan penolakan terhadap orang lain yang berbeda pendapat, atau gaya bicaranya, gaya pakaiannya, gaya jalannya dan sebagainya.

Janganlah membesar-besarkan hal-hal yang sepele. Jangan menuntut tiap orang harus setuju dengan pendapat atau kemauan kita sendiri, yang bisa menjadi bahan pertengkaran.

2. Jagalah lidah kita masing-masing.

Roma 14:3
Siapa yang makan, janganlah menghina orang yang tidak makan, dan siapa yang tidak makan, janganlah menghakimi orang yang makan, sebab Allah telah menerima orang itu.

Roma 14:10
Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah.

Janganlah menghina orang lain.
Janganlah menghakimi orang lain.

Kita harus ingat bahwa Allah sendiri telah menerima orang itu apa adanya, bagaimana kita mau memghina dan menghakimi dia? Kita harus ingat bahwa Allah berkuasa untuk menjaga dia agar tetap berdiri dan tidak jatuh. Hindarilah gosip.

Roma 14:4
Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri, karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri.

3. Berfokuslah kepada tujuan utama.

Roma 14:11-12
Karena ada tertulis:”Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan- Ku dan semua orang akan memuliakan Allah.” 12 Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.

Apakah yang paling menyatukan gereja lebih daripada yang lain?
Adanya sebuah tujuan.

Apakah tujuan gereja dan bergereja?
“Supaya semua orang bertekuk lutut di hadapan Tuhan Yesus Kristus dan semua orang memuliakan Allah.”

Apakah Anda mau berfokus untuk menjadi saki Kristus agar Anda bisa menjadi pemenang jiwa-jiwa? Apakah Anda mau dipakai Tuhan untuk menolong orang lain keluar dari masalah hidup mereka agar mereka memuliakan Allah?

Tinggalkanlah semua bahan-bahan yang dapat menimbulkan pertemgkaran.
Larilah maju untuk meraih tujuan Allah bagi hidup kita bersama.

Mulailah berdoa untuk keselamatan jiwa orang-orang yang Anda cintai; berdoalah untuk pertumbuhan iman orang-orang yang Anda kasihi; berdoalah agar Allah memberikan Anda kemampuan untuk hidup dalam kasih dan pengampunan.

Tuhan Yesus memberkati