Bagaimana Kita Dapat Tiba “Di Tempat Yang Telah Disediakan Tuhan?”

Keluaran 23:20
Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan.

Pesan Tuhan datang lewat ayat ini bahwa Tuhan akan mengutus seorang malaikat berjalan bersama kita untuk melindungi kita di jalan dan untuk membawa kita ke tempat yang telah disediakan Tuhan bagi.

Ada sebuah tempat yang telah disediakan Tuhan buat hidup kita (Yohanes 14:1-3).
1). Tempat yang telah disediakan Tuhan itu bisa berupa janji Tuhan dalam kehidupan kita di dalam
dunia, hal itu bisa berupa doa-doa yang dijawab; harapan dan keinginan yang menjadi kenyataan; pemulihan seutuhnya dalam kehidupan kita.
2). Tempat itu bisa berupa mencapai garis akhir dan menyelesaikan semua tugas dan panggilan hidup yang telah ditentukan Tuhan.
3). Tempat itu bisa berupa sebuah Rumah bagi kita di Sorga.

Mengapa Perjanjian Lama di Kitab Keluaran 23:20 dan Perjanjian Baru di Injil Yohanes 14:1-3 menuliskan pesan yang sama?

Saya percaya inilah bentuk kasih dan kerinduan Tuhan bahwa Dia memiliki rancangan indah bagi hidup kita; Dia ingin tinggal bersama-sama dengan kita; Dia ingin memberikan segala yang dimiliki-Nya. Saya yakin sebuah “tempat yang disediakan Tuhan bagi kita” adalah sebuah tempat yang indah dan yang terbaik bagi kita. Kita tidak bisa menduga dan melukisnya (1 Korintus 2:9)

Bagaimana kita bisa bisa tiba ke tempat yang telah disediakan Tuhan bagi kita?

1. Kita harus hidup dengan iman dan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia.

Keluaran 23:21-22
21 Jagalah dirimu di hadapannya dan dengarkanlah perkataannya, janganlah engkau mendurhaka kepadanya, sebab pelanggaranmu tidak akan diampuninya, sebab nama- Ku ada di dalam dia.
22 Tetapi jika engkau sungguh- sungguh mendengarkan perkataannya, dan melakukan segala yang Kufirmankan, maka Aku akan memusuhi musuhmu, dan melawan lawanmu.

Langkah pertama agar kita bisa tiba dengan selamat ke tempat yang disediakan Tuhan bagi kita adalah

Jagalah dirimu dan dengarkanlah perkataannya, …”
Hasilnya: “Aku akan memusuhi musuhmu, dan melawan lawanmu.

Artinya, Ada jaminan pemeliharaan dan perlindungan Tuhan untuk tiba di tempat yang disediakan Tuhan bagi kita.

Kita akan melihat kisah Rasul Paulus.

2 Timotius 4:7-8
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari- Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan- Nya.

2 Timotius 4:18
Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan- Nya di sorga. Bagi- Nyalah kemuliaan selama- lamanya! Amin.

Apa rahasia Rasul Paulus bisa mencapai garis akhir dan berhasil memelihara iman?

Kisah 24:16
Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia.

Mengapa begitu penting hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia?
Jawabannya: Hati nurani berkaitan dengan iman.
Kunci sukses untuk tiba ke tempat yang disediakan Tuhan bagi kita adalah memiliki iman dan hati nurani yang murni. Jika seseorang menolak hidup dengan hati nurani yang murni maka kandaslah imannya. Jika imannya kandas maka dia tidak akan bisa tiba di tempat yang disediakan Tuhan baginya.

Rasul Paulus mengingatkan Timotius, anak rohaninya dengan keras nasehat ini. Ia memberikan contoh dan menyebut nama Himeneus dan Aleksander, yang menolak hidup dengan hati nurani yang murni, maka kandaslah imannya sebab mereka berdua suka menghujat Tuhan, Firman Tuhan, Pemimpin, dan Pemeliharaan Tuhan. Rasul Paulus menyerahkan mereka yang suka menghujat itu kepada Iblis, sang pendakwa.

1 Timotius 1:18-20
Tugas ini kuberikan kepadamu, Timotius anakku, sesuai dengan apa yang telah dinubuatkan tentang dirimu, supaya dikuatkan oleh nubuat itu engkau memperjuangkan perjuangan yang baik dengan iman dan hati nurani yang murni. 19 Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka, 20 di antaranya Himeneus dan Aleksander, yang telah kuserahkan kepada Iblis, supaya jera mereka menghujat.

2. Kita harus memiliki Fokus kepada panggilan dan tujuan perjalanan hidup kita.

Keluaran 23:23-24
23 Sebab malaikat- Ku akan berjalan di depanmu dan membawa engkau kepada orang Amori, orang Het, orang Feris, orang Kanaan, orang Hewi dan orang Yebus, dan Aku akan melenyapkan mereka.
24 Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah mereka atau beribadah kepadanya, dan janganlah engkau meniru perbuatan mereka, tetapi haruslah engkau memusnahkan sama sekali patung- patung berhala buatan mereka, dan tugu- tugu berhala mereka haruslah kauremukkan sama sekali.

Salah satu pelajaran terpenting dalam perjalanan dari “sini” ke “sana” adalah memiliki fokus kepada tujuan dan panggilan hidup kita.

Malaikat Tuhan akan membawa orang Israel kepada bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal Tuhan dengan cara hidup di luar Tuhan (jahat di mata Tuhan). Bangsa-bangsa lain itu bisa menyebabkan orang Israel kehilangan fokus tujuan perjalanan mereka. Bangsa-bangsa itu bisa membelokkan hati mereka untuk sujud menyembah kepada allah lain, dan menjauhkan mereka dari Tuhan.

Tuhan berikan pesan kepada Yosua untuk memiliki FOKUS supaya dia berhasil menaklukkan tanah perjanjian.

Yosua 1:7
Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh- sungguh, bertindaklah hati- hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba- Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.

Fokus kita akan menentukan keberhasilan hidup kita.
Fokus kita akan menentukan reaksi dan tindakan kita selama dalam perjalanan menuju “ke sana.”

Jika kita salah menaruh fokus atas prioritas hidup kita maka kita akan gagal dalam perjalanan menuju “ke sana.” Sebaliknya, jika kita memiliki fokus hidup yang benar maka Kita tidak akan melakukan hal-hal di luar Allah, atau perhatian kita tidak akan dialihkan hanya kepada harta duniawi saja lalu kita kehilangan kehendak Allah yang sempurna bagi kehidupan kita.

Lot, seorang yang salah menaruh fokus perhatian.

Ia menaruh perhatian hanya kepada harta duniawi, kepentingan dirinya sendiri (egois) dan ia rela kehilangan kehendak Tuhan yang sempurna demi mengejar harta duniawi.

Ia memilih tinggal dan hidup di Sodom, sebuah tempat yang subur namun penduduknya sangat jahat di mata Tuhan.

Kita tahu akhir dari ceritanya. Lot pun harus meninggalkan semua harta kekayaanya itu, ia harus kehilangan semuanya untuk menyelamatkan dirinya karena Tuhan akan membinasakan kotanya dan penduduknya.

Istri Lot pun salah menaruh fokus perhatiannya.

Pada saat Tuhan hendak menyelamatkan Lot dan Keluarganya, Malaikat Tuhan sudah melarang mereka melihat ke belakang. Tuhan tidak menginginkan mereka melihat Tuhan menjatuhkan hukuman atas Sodom dan Goroma. Jika mereka melihat saat Allah menghukum Sodom dan Gomora maka mereka pun akan mati binasa.

Tuhan tidak ingin Lot dan keluarganya menaruh perhatian kepada hukuman Tuhan tetapi Tuhan ingin mereka melihat kasih karunia Allah yang ada di depan hidup mereka.

Namun istri Lot menoleh ke belakang. Ia melihat Tuhan yang sedang menjatuhkan penghukuman-Nya atas Sodom dan Gomora; maka ia pun kena hukuman dan menjadi tiang garam.
Kita harus memiliki fokus hidup yang benar.

Rasul Paulus bicara tentang fokus hidupnya:

Filipi 3:10-11
10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan- Nya dan persekutuan dalam penderitaan- Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian- Nya,
11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Filipi 3:13-14
13 Saudara- saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan:aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
14 dan berlari- lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

3. Kita harus mewaspadai siasat Iblis yang menghalangi kita beribadah sebab ada kekuatan dan berkat dalam ibadah untuk perjalanan kita bisa tiba “di sana

Keluaran 23:25-26
25 Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah- tengahmu.
26 Tidak akan ada di negerimu perempuan yang keguguran atau mandul. Aku akan menggenapkan tahun umurmu.

Kita harus waspada dengan siasat iblis yang akan terus berusaha menghalangi Anda beribadah sebab ada kekuatan dan berkat dalam ibadah kepada Tuhan Yesus, Allah yang Hidup.

Kekuatan dan berkat dalam ibadah yaitu, Tuhan akan memberkati roti makanan dan minuman (pemeliharan jasmani); Tuhan akan menjauhkan penyakit (perlindungan jasmani);
Tuhan akan membuat kita berhasil dan berbuah banyak (pelipatgandaan); Tuhan akan membuat kita selesai sampai garis sebab Dia menggenapkan tahun umur kita.

Saya mencatat ada 3 siasat Iblis untuk menghalangi Anda beribadah dan menerima berkat dari ibadah itu:

1). Silahkan beribadah tetapi janganlah beribadah dengan sungguh-sungguh, cukup ala kadarnya saja, yang penting “percaya” (bukanlah Iblis pun percaya?)

Keluaran 8:28
Lalu kata Firaun:”Baik, aku akan membiarkan kamu pergi untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di padang gurun; hanya janganlah kamu pergi terlalu jauh. Berdoalah untuk aku.”

2). Silahkan beribadah tetapi jangan beribadah dengan membawa-bawa keluarga, atau mengajak-ajak orang lain.

Bukankah mereka anak-anak sudah cukup sibuk dengan sekolah, les, dan kegiatan lainnya?
Bukankah istri harus bekerja mengurus rumah dan banyak pekerjaan lainnya, dia pun tidak akan mau jika diajak beribadah?
Cukup kamu saja yang beribadah dan berdoa untuk mereka.

Keluaran 10:8-11
Lalu Musa dan Harun dibawalah kembali kepada Firaun dan berkatalah Firaun kepada mereka: “Pergilah, beribadahlah kepada TUHAN, Allahmu. Siapa- siapa sebenarnya yang akan pergi itu?” 9 Jawab Musa: “Kami hendak pergi dengan orang- orang yang muda dan yang tua; dengan anak- anak lelaki kami dan perempuan, dengan kambing domba kami dan lembu sapi kami, sebab kami harus mengadakan perayaan untuk TUHAN.” 10 Tetapi Firaun berkata kepada mereka: “TUHAN boleh menyertai kamu, jika aku membiarkan kamu pergi dengan anak- anakmu! Lihat, jahatlah maksudmu! 11 Bukan demikian, kamu boleh pergi, tetapi hanya laki- laki, dan beribadahlah kepada TUHAN, sebab itulah yang kamu kehendaki.” Lalu mereka diusir dari depan Firaun.

Jika Anda ingin memiliki kekuatan di dalam perjalanan menuju ke tempat yag disediakan Tuhan bagi Anda, maka And harus berkata seperti Yosua, “Aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan! (Yosua 24:15)

Anda harus memiliki tekad dan komitmen yang kuat untuk membawa seluruh keluarga dan orang-orang yang Anda kasihi agar mereka semuanya beribadah kepada Tuhan Yesus.

3). Silahkan beribadah tetapi jangan beribadah dengan membawa harta kekayaan dan memberi persembahan kepada Tuhan.

Keluaran 10:24-26
Lalu Firaun memanggil Musa serta berkata:”Pergilah, beribadahlah kepada TUHAN, hanya kambing dombamu dan lembu sapimu harus ditinggalkan, juga anak- anakmu boleh turut beserta kamu.” 25 Tetapi Musa berkata:”Bahkan korban sembelihan dan korban bakaran harus engkau berikan kepada kami, supaya kami menyediakannya untuk TUHAN, Allah kami. 26 Dan juga ternak kami harus turut beserta kami dan satu kakipun tidak akan tinggal, sebab dari ternak itulah kami harus ambil untuk beribadah kepada TUHAN, Allah kami; dan kami tidak tahu, dengan apa kami harus beribadah kepada TUHAN, sebelum kami sampai di sana.”

Apabila Anda menangkap pesan Tuhan hari ini bahwa Tuhan telah mengutus malaikat-Nya untuk melindungi Anda dan membawa Anda ke tempat yang telah disediakan Tuhan, Anda harus berani berkata dengan keras dan lantang:

Aku dan seluruh keluargaku akan beribadah kepada Tuhan Yesus Kristus dengan sungguh-sungguh dan kami akan melayani Tuhan dengan seluruh hidup kami dan harta kami.”

“Aku mengerti baik hidup maupun segala miliki kepunyaanku adalah pemberian Tuhan dan milik Tuhan, aku akan pakai untuk memuliakan Tuhan sehingga banyak orang terhilang diselamatkan, diubahkan dan diberkati kehidupan mereka.”

Rasul Paulus bicara tentang ibadah:

1 Timotius 4:8-10
8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
9 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya.
10 Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.

1 Korintus 15:58
Karena itu, saudara- saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia- sia.

Tuhan Yesus memberkati