Untuk Mendengarkan Suara Tuhan, Mendekatlah Kepada Tuhan

Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya: dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.” (Kejadian 6:9)

Hidup bergaul dengan Tuhan berarti kita mau berkata, “Tuhan, aku hanya ingin hidup menuruti kehendak-Mu, bukan kehendakku sendiri. Aku hanya ingin melangkah, secepat atau selambat yang Engkau perintahkan kepadaku.”

Nuh membangun bahtera dengan iman, “Karena iman, maka Nuh – dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan – dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; …” (Ibrani 11:7a).

Pada zaman Nuh belum pernah turun hujan lalu bagaimana Nuh bisa mempercayai sesuatu yang belum pernah terjadi? Karena ia dapat mendengarkan suara Tuhan. Nuh dapat mendengarkan suara Tuhan. Dan ia mentaati-Nya.

Anda pun mungkin mau bisa mendengarkan suara Tuhan.
Anda berkata, “Aku mempercayai kepada Tuhan, tetapi aku tidak bisa mendengarkan-Nya.”
Untuk mendengarkan suara Tuhan Anda harus mendekat kepada Tuhan.

Anda tidak bisa mendengarkan Tuhan sambil menonton TV.
Anda tidak bisa mendengarkan Tuhan sambil mendengarkan radio atau musik.
Anda tidak bisa mendengarkan Tuhan jika pikiran Anda dipenuhi oleh ribuan gangguan lainnya. Anda harus sendirian dengan Tuhan dan menjadi tenang.

Alkitab berkata, “Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah!” (Mazmur 46:11). Artinya duduklah dan diamlah. Itulah caranya Anda mendengarkan Tuhan dan mendekat kepada Tuhan. Anda duduk sendirian bersama Alkitab Anda, dan berdoalah, “Tuhan, adakah sesuatu yang ingin Engkau katakan kepadaku? Sambil Anda membaca firman Tuhan, Anda bisa berbicara kepada-Nya tentang apa pun yang ada di hati Anda.

Anda mendengarkan Tuhan dengan mendekat kepada Tuhan.
Alkitab menyebutnya bergaul erat dengan Tuhan atau berjalan bersama Tuhan.
Nuh bergaul erat dengan Tuhan.

Jika Anda ingin mendengarkan Tuhan, Anda harus bergaul erat dengan Tuhan.
Anda bisa berkata, “Tuhan, aku ingin hidup menuruti kehendak-Mu, bukan menuruti kehendakku. Aku ingin melangkah, secepat atau selambat yang Engkau perintahkan kepadaku.”

Apakah hasil dari bergaul erat dengan Tuhan?
Anda tidak akan pernah takut lagi. Ya, sekalipun aku berjalan di dalam kekelaman aku tidak takut bahaya (Mazmur 23). Mengapa? Karena ketika Anda dekat dengan Tuhan, Anda akan kehilangan rasa takut Anda.

Jika Anda begitu takut menghadapi masa depan, Anda sedang tidak bergaul erat dengan Tuhan.
Jika Anda begitu mengkuatirkan keuangan Anda, Anda sedang tidak bergaul erat dengan Tuhan.
Jika Anda begitu mengkuatirkan pernikahan Anda, Anda sedang tidak bergaul erat dengan Tuhan.

Karena semakin Anda dipenuhi dengan kasih Tuhan, semakin berkuranglah rasa takut yang menghinggapi hidup Anda. Kasih dan ketakutan tidak dapat berjalan bersama-sama di dalam hati yang sama pada saat yang sama. .

Berdoalah demikian, – Tuhan, aku ingin bisa mendengarkan suara-Mu, bukan mendengar suara-suara yang membuatku menjadi takut dan kuatir. Aku ingin mendengarkan Engkau dan aku berjanji untuk mentaati perintah-Mu ini. Aku ingin menjadi salah seorang yang kelak dapat Engkau pakai untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Dalam namaTuhan Yesus. Amin.