Alasan dan Makna Kenaikan Yesus Kristus Ke Sorga

1. Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke Sorga untuk menyatakan bahwa Dia adalah Tuhan dan Juruselamat dunia.

Lukas 24:50-53
Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan- Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada- Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. Mereka senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah.

Kenaikan Yesus ke sorga menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan. Dia berasal dari sorga dan Dia kembali lagi naik ke sorga. Dia layak untuk disembah oleh semua makhluk (Phi 2:9-11).

Seseorang pernah berkata: “Semua yang hidup akan beralhir ke bawah karena semua yang hidup akan mati dan dikuburkan.”

Namun tidak demikian dengan Yesus Kristus dari Nazaret. Yesus Kristus mengakhiri hidup-Nya di bumi ini sambil melepaskan berkat-Nya lalu naik ke atas (sorga) disaksikan oleh murid-murid-Nya.

Bagaimana Yesus bisa mengakhiri hidup-Nya sambil melepaskan berkat? Sebab Yesus menjalani hidup dengan menjadi berkat dan selalu melepaskan berkat kepada orang banyak.

Kisah 10:38
yaitu tentang Yesus dari Nazaret:bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Kita perlu berdoa dan memohon agar Allah mengurapi kita dengan Roh Kudus dan kuat kuasa supaya kita bisa berjalan berkeliling sambil berbuat baikdan menyembuhkan semuaorang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai hidup kita. Jika ini menjadi kerinduan hati kita maka kiranya Tuhan memberi kita anugerah untuk mengakhir hidup sambil melepaskan berkat kepada banyak orang.

Penyembahan adalah satu-satunya untuk masuk ke dalam hadirat Tuhan. Di dalam hadirat Tuhan itu ada suka cita. Murid-murid sangat bersukacita setelah menyembah Tuhan Yesus.

2. Kenaikan Yesus ke sorga menyatakan bahwa Dia telah menang atas kuasa dosa, Iblis dan maut.

Efesus 4:8-10
Itulah sebabnya kata nas: “Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian- pemberian kepada manusia.” Bukankah “Ia telah naik” berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.

Yesus Kristus, yang berasal dari sorga, Dia turun ke bumi menjadi manusia. Pada saat Dia mati di salib untuk menanggung dosa dunia Dia turun ke alam maut. Setelah kebangkitan-Nya, Yesus menampakkan diri kepada para murid dan Yesus naik ke sorga. Yesus telah menaklukkan Iblis yang berkuasa atas maut dan kuasa dosa. Dialah Penguasa atas alam semesta.

Ibrani 2:14-15
Karena anak- anak itu adalah anak- anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian- Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

Musuh terbesar adalah maut telah ditaklukkan oleh kematian, kebangkitan dan kenaikan Yesus Kristus ke sorga. Dan segala kuasa di sorga dan di bumi telah diberikan kepada Tuhan Yesus, kuasa itu diberikan kepada orang yang percaya (Matt 28:18, Phi 2:9-11).

3. Kenaikan Yesus ke sorga menyatakan bahwa Dia menyediakan tempat di sorga bagi kita.

Yohanes 14:1-3
Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada- Ku. Di rumah Bapa- Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat- Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

Yesus Kristus yang berasal dari sorga, dan naik kembali ke sorga untuk menyediakan rumah bagi orang percaya. Dan Dia berjanji untuk datang kembali menjemput kita pulang ke sorga.

Pengkotbah 3:1-2
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;

Anda harus membekali diri dengan firman Tuhan di atas bahwa untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal,…

Namun Yesus berpesan bahwa janganlah gelisah dan janganlah takut menghadapi kehidupan di dunia ini dan juga dalam menghadapi kematian kelak sebab Dia telah memberikan kita kuasa di dalam nama-Nya, kuasa yang telah menaklukkan maut.

2 Korintus 4:16 – 5:1
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala- galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.

Bagaimana membangun manusia batiniah?
1). Belajarlah hidup di dalam kasih Kristus.

Ukuran kasih kita menentukan ukuran kemuliaan kita di hadapan Tuhan. Yesus melihat bukan sekedar apa yang kita lakukan dan apa yang kita katakan tetapi juga Dia melihat apakah ada kasih di dalam perkataan dan perbuatan kita.

1 Yohanes 3:14
Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut.

Wahyu 2:3-5
Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama- Ku; dan engkau tidak mengenal lelah. Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

2). Belajar membangun motif-motif yang benar.

Kisah 24:16
Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia.

1 Korintus 3:12-15
Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, sekali kelak pekerjaan masing- masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing- masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

3). Belajar setia dan taat untuk menyelesaikan tugas dan panggilan pelayanan.

Ukuran kemuliaan ditentukan oleh kesetian dan tanggung jawab menyelesaikan tugas dan penggilan pelayanan kita.
Di dalam perumpamaan tentang talenta, para pelayan yang menerima 5 talenta dan 2 talenta, masing-masing menghasilkan 5 talenta dan 2 talenta. Mereka menerima upah di dalam kemuliaan sesuai dengan tugas dan pelayanannya.

Matius 25:20-23
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya:Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta. Maka kata tuannya itu kepadanya:mBaik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya:Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

2 Timotius 4:7-8
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari- Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan- Nya.

4). Belajar peduli terhadap orang-orang lemah.

Ukuran kemuliaan yang diberikan pada saat kebangkitan kelak diukur dari seberapa besar kepedulian kita terhadap orang-orang lemah dan dalam kesulitan.

Matius 25:34-36
Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan- Nya:Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa- Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. 35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; 36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

5). Belajar membawa orang kepada jalan kebenaran.

Daniel 12:3
Dan orang- orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang- bintang, tetap untuk selama- lamanya.

2 Timotius 2:1-2
Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. 2 Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang- orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.

4. Kenaikan Yesus ke sorga untuk memberikan kita Roh Kudus.

Yohanes 16:7
Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu:Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Kenaikan Yesus ke sorga untuk menggenapkan maksud kelahiran, kehidupan dan kematian-Nya yaitu, menjadi Allah Imanuel, Allah menyertai umat-Nya.

Roh Kuduslah yang akan menyertai umat-Nya.

Yohanes 14:16-17
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama- lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

5. Kenaikan Yesus ke sorga untuk menjadi kesaksian bahwa kelak setiap orang percaya akan mengalami pengangkatan ke sorga sama seperti Tuhan Yesus.

1 Korintus 15:21-23
Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia. Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Tetapi tiap- tiap orang menurut urutannya:Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik- Nya pada waktu kedatangan- Nya.

Mengapa kita harus mengalami pengangkatan pada hari kedatangan Yesus kedua kalinya?
Oleh karena kasih-Nya, Dia ingin meluputkan kita dari masa aniaya besar yaitu, masa antikris.

Dia mengangkat kita ke sorga untuk memberikan kita mahkota kehidupan dan perjamuan kawin Anak Domba Allah, sebelum kita memerintah bersama Tuhan Yesus Kristus pada Kerajaan Seribu Tahun di bumi.

1 Tesalonika 4:13-18
Selanjutnya kami tidak mau, saudara- saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang- orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama- sama dengan Dia. Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan:kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali- kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama- sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama- lamanya bersama- sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan- perkataan ini.

Tuhan Yesus memberkati.