Pepeprangan Rohani dan Mengikat Ikat Orang Kuatnya!

Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang; yang menjadi tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku, perisaiku dan tempat aku berlindung, yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!” (Mazmur 144:1-2).

Kita akan berbicara tentang sebuah tema penting dari kehidupan Kristen yaitu peperangan rohani. Kita harus mempersiapkan diri untuk peperangan rohani dan mempersiapkan diri untuk meraih kemenangan dalam hidup kita.

Firman Allah dengan jelas menyatakan bahwa Anda tidak akan bisa memiliki tanah perjanjian artinya, tanpa peperangan rohani, Anda tidak akan bisa menerima janji Allah.

Dalam Ulangan 2:24 menyatakan bahwa:
Bersiaplah kamu, berangkatlah dan seberangilah sungai Arnon. Ketahuilah, Aku menyerahkan Sihon, raja Hesybon, orang Amori itu, beserta negerinya ke dalam tanganmu; mulailah menduduki negerinya dan seranglah Sihon.”

Tuhan sudah menyatakan kepada orang Israel bahwa Aku telah memberikan tanah itu kepadamu, itulah firmanKu, itulah janji-Ku bahwa kamu akan menerima tanah perjanjian tetapi supaya kamu dapat masuk ke sana dan mendudukinya, kamu harus berperang.

Kata: “KETAHUIlah” adalah perintah Tuhan supaya kita melihat janji-Nya, jika kita bisa melihat maka kita bisa mendapatkan (Ulangan 1:8, 21, Mazmur 126:1)

Dalam Yosua 6:2 berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: “Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan- pahlawannya yang gagah perkasa.”

Banyak orang Kristen belum mengerti bahwa dia sudah menerima janji Tuhan (percaya bahwa Allah telah berjanji kepadaNya), dan mengapa janji itu tidak digenapi? oleh karena mereka belum berperang untuk mendapatkannya.

Tuhan berfirman dalam Ulangan 2:25, “Pada hari ini Aku mulai mendatangkan ke atas bangsa- bangsa di seluruh kolong langit keseganan dan ketakutan terhadap kamu, sehingga mereka menggigil dan gemetar karena engkau, apabila mereka mendengar tentang kamu.”

Jika kita berperang (bangun atmosfer hadiratNya), maka Allah akan mendatangkan keseganan dan ketakutan, sehingga musuh menggigil dan gemetar karena kita, apabila mereka mendengar tentang kita.

Kuncinya adalah: Kita harus membangun atmosfer hadirat Allah, itulah atmosfer kemenangan!

Dalam Mazmur 55:10 mengatakan kepada kita bagaimana caranya musuh menyerang kita. Musuh menyerang Anda dengan “PERKATAAN.”

Terkadang musuh menyerang Anda dengan memakai perkataan orang baik-baik. Perkataan yang menakutkan, perkataan yang melemahkan, perkataan yang melukai, perkataan yang menghancurkan Anda, perkataan putus asa.

Daud mengerti dalam rohnya, dia berkata dalam urapan Roh Kudus: “Bingungkanlah mereka, kacaukanlah percakapan mereka, ya Tuhan, sebab aku melihat kekerasan dan perbantahan dalam kota!” (Mazmur 55:10)

Senjata peperangan musuh untuk menyerang Anda itu adalah melalui perkataan!

Saat iblis menyerang Hawa, dia menyerang dengan perkataan. Iblis berkata: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buah, bukan?” (Kejadian 3:1). Padahal Tuhan berfirman, “hanya sebuah pohon yang tidak boleh dimakan.” (Kejadian 2:16-17).

Saat Iblis menyerang Tuhan Yesus, dia menyerang dengan perkataan. Iblis berkata: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” (Matius 4:3). Padahal Yesus adalah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan (Matius 3:17).

Senjata peperangan iblis adalah perkataan, kita pun harus menyerang balik dengan perkataan firman Tuhan. Pentingnya kita memperkatakan dan merenungkan firman Tuhan siang dan malam, karena jika kita penuh dengan firman Allah, mengerti firman Allah, menjadi pelaku firman Allah maka kuasa Allah yang dahsyat bekerja menaklukkan iblis melalui perkataan dan doa-doa kita.

Yesus berkata: “Ada tertulis…”
Yesus tidak berkata: “Hai Iblis, apakah kamu tidak mendengar ketika Allah berkata tentang Aku di Sungai Yordan? Bahwa adalah Anak yang dikasihi dan berkenan?”

Mengapa? Yesus mengerti bahwa Iblis tidak bisa ditaklukkan dengan pengalaman, Iblis bisa ditaklukkan hanya dengan perkataan firman Allah. Yesus berkata: “Ada tertulis…”

Anda tidak bisa menaklukkan musuh, kecuali Anda memiliki sumber kuasa yaitu Roh Kudus, dan memiliki perkataan firman Allah.

Mazmur 17:4 adalah ayat firman yang luar biasa:
Tentang perbuatan manusia, sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan;” (Mazmur 17:4).

Pemazmur berkata: “Tuhan, melalui firman-Mulah aku telah menjaga diriku terhadap jalan-jalan orang-orang yang hendak menghancurkan hidupku.” Melalui firman Tuhan, aku dapat menjaga diriku dari jalan-jalan menuju kehancuran.

Jangan biarkan musuh menyerang Anda, dan ingat bahwa Musuh menyerang kita dengan perkataan; dan kita melindungi diri kita (pikiran dan hati kita) dengan firman yang Tuhan ucapkan, oleh karena itu Anda harus mengetahui firman, firman Tuhan yang Anda ketahui firman itulah yang akan memerdekakan Anda.

Yesus berkata dalam Matius 12:28-29, sebelum Anda memenangkan peperangan, Anda harus mengikat “orang kuat.” Anda bisa mengikat orang kuat itu hanya apabila Anda menyingkirkan penghalang-penghalang dari hidup Anda.

Ada beberapa penghalang yang harus disingkirkan satu per satu dari hidup kita:
1. Anda tidak bisa mengikat orang kuat, jika Anda tidak memiliki hubungan yang baik dengan pasangan Anda atau orang rumah.

1 Petrus 3:7
Demikian juga kamu, hai suami- suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.”

Kemenangan tidak akan pernah datang jika Anda tidak memiliki hubungan yang baik dengan istri Anda. Allah memulihkan keadaan Ishak, Allah memberkati Ishak, Allah membuat Ishak menjadi sangat kaya setelah Ishak mesra dengan istrinya, Rikba (Kejadian 26:6-8).

2. Anda tidak bisa mengikat orang kuat, jika Anda hidup dalam dosa dan kejahatan.

Mazmur 66:18
Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.”

3. Anda tidak bisa mengikat orang kuat, jika Anda tidak mengampuni

Markus 11:25
Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan- kesalahanmu.”

4. Anda tidak bisa mengikat iblis jika Anda tidak peduli dengan orang lemah

Amsal 21:13
Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru- seru.”

5. Anda tidak bisa mengikat orang kuat, jika Anda menyembah berhala

Yehezkiel 14:3
Hai anak manusia, orang- orang ini menjunjung berhala- berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?”

Anda tidak bisa mengikat orang kuat, jika Anda hidup dalam penyembahan berhala.
Rasul Paulus menyamakan beberapa perbuatan dengan menyambah berhala, dalam Efesus 5:5 “Karena ingatlah ini baik- baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.”

Penyembahan berhala merupakan sebuah batu sandungan yang menghalangi Anda dengan Tuhan. Penyembahan berhala adalah sesuatu atau seseorang yang telah mengambil tempat di hati Anda lebih dari Tuhan. Itulah sebabnya ada firman Tuhan: “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.” (Keluaran 20:3).

Semua halangan di atas harus di atasi satu per satu dalam hidup kita.

Kita tidak bisa menjalani kehidupan Kristen, mentaati firman-Nya tanpa Roh Kudus. Melalui Kuasa Roh Kudus kita bisa menjalani kehidupan Kristen, mentaati firman-Nya dan hidup dalam kemenangan.

Alkitab berkata bahwa perintah Tuhan itu tidaklah sulit untuk dilakukan jika Roh Kudus memenuhi hidup kita, kita akan dapat melakukannya. Kita harus menyingkirkan halangan ini satu per satu dengan Roh Kudus. Kita menyingkirkannya sesuai dengan firman-Nya.

Rasul Paulus mengakhiri pesan tentang perlengkapan senjata Allah, dengan memerintahkan kita untuk berdoa dalam roh dan doa syafaat (Efesus 6:17-18).

Doa syafaat adalah senjata peperangan rohani yang efektif.
Doa syafaat itu ibarat rudal jarak jauh yang tepat dan memiliki daya hancur yang hebat untuk menaklukkan musuh-musuh kita. Doa syafaat adalah peperangan rohani.

Saat Anda mulai berlutut di hadapan hadirat Allah, saat Anda mulai berseru kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan, maka pada saat itulah Allah akan berperang menggantikan Anda. (Yeremia 33:3, 2 Tawarikh 20:3-25).

Inilah janji Tuhan untuk setiap orang percaya!

Setiap kali Anda mengatasi halangan satu per satu dalam hidup Anda maka Tuhan menjanjikan kemenangan bagi kita. Hadapilah musuh Anda dengan firman Tuhan.