Kualitas Karakter dan Hati Yang Mulia

Ada 5 Ciri khusus dari orang-orang yang sukses dan bahagia dalam hidupnya.
Mereka adalah orang-orang yang memiliki kualitas karakter dan hati yang mulia:

1. Mereka adalah orang-orang yang melakukan segala sesuatu dengan segenap hati mereka dan menyelesaikannya sampai tuntas.

Koloses 3:23
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

Kualitas karakter pertama yang dimiliki oleh orang sukses dan bahagia adalah mereka bekerja dengan segenap hati, dengan tekun dan menyelesaikan pekerjaannya sampai tuntas. Berdoalah mohon Tuhan memberikan kualitas hati yang demikian.

Rasul Paulus berkata, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari- Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan- Nya.” (2 Timotius 4:7-8).

Tuhan Yesus berkata, “Makanan- Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan- Nya.” (Yohanes 4:34)

2. Mereka adalah orang-orang yang selalu mempertajam ketrampilan dan kemampuan mereka.

Pengkotbah 10:10
Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.”

Seseorang yang memiliki kualitas karakter dan hati yang mulia adalah seorang yang rendah hati; seorang yang tidak pernah berhenti belajar dan mengembangkan diri, seorang yang rindu untuk terus bertumbuh.

Daud belum bisa mengenakan baju perang dan pedang tetapi oleh anugerah Allah, ia berhasil menaklukkan Goliat hanya dengan batu dan alih-alih. Daud tidak berhenti bertumbuh. Ia mempertajam kemampuan dan keterampilannya untuk berperang sampai ia mahir menggunakan semua peralatan perang. Hasilnya, Daud diangkat sebagai Panglima Perang, dan Raja atas Israel.

3. Mereka adalah orang-orang yang selalu membangun sikap iman yang positif, entah saat ditekan atau ditindas ke bawah atau saat disanjung diangkat naik ke atas.

Filipi 2:14-16
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut- sungut dan berbantah- bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak- anak Allah yang tidak bercela di tengah- tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang- bintang di dunia, sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah- susah.

Penting untuk diingat bahwa Tuhan lebih menaruh perhatian mengenai sikap hati kita sebelum Dia memberikan “sesuatu pemberian-Nya.” Jika kita memiliki kualitas karakter dan hati yang mulia, maka Tuhan akan menambahkan lebih banyak pemberian-Nya ke atas hidup kita.

Rasul Paulus menasehatkan agar melakukan segala sesuatu dengan tidak bersunggut-sunggut dan berbantah-bantahan; janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan tetapi lakukanlah apa yang baik bagi semua orang; hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang.

4. Mereka adalah orang-orang yang melakukan dan memberi lebih banyak dari pada yang diminta atau diharapkan.

Matius 5:40-42
Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.”

Apabila Anda ingin hidup di atas rata-rata, maka Anda perlu mengerti kebenaran ini. Janganlah melakukan sesuatu hanya sekedar kewajiban belaka. Janganlah memberikan sesuatu hanya sekedar permintaan belaka.

Jika Anda bisa melakukan dan memberi lebih banyak daripada yang diminta atau diharapkan maka Anda akan melihat kasih, kemurahan, berkat dan kemuliaan Allah dinyatakan dalam hidup Anda.

Eliezer, hamba Abraham meminta kepada Ribka sedikit air untuk diminum, Ribka memberinya lebih banyak dari yang diminta. Ia bukan hanya memberi minum untuk Eliezer, namun juga memberi minum untuk 10 ekor unta Eliezer (sebanyak 250 galon) sampai puas (Kejadian 24:14-19).

Ribka tidak menyangka bahwa perbuatan baiknya ini membuka jalan menuju kebesaran hidupnya. Ia menikah dengan Ishak, anak Abraham yang sangat kaya. Dari rahimnya lahir sebuah bangsa Israel, nabi, imam, raja dan Yesus Kristus berasal dari keturunannya.

5. Mereka adalah orang-orang yang setia karena perkataannya bisa dipercayai.

Amsal 20:6
Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?”

Ulangan 7:9
Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia- Nya terhadap orang yang kasih kepada- Nya dan berpegang pada perintah- Nya, sampai kepada beribu- ribu keturunan,”

Seseorang yang memiliki kualitas karakter dan hati yang mulia adalah seorang yang setia, seorang yang perkataannya bisa dipercayai, seorang yang memegang teguh janjinya sebab ia melakukan apa yang dia janjikan.

Kebesaran seseorang diukur dari kesetiaan dan karakternya yang bisa dipercaya.

Itulah sebabnya mengapa Allah disebut Allah yang maha besar sebab setiap perkataan-Nya (firman-Nya) bisa dipercayai. Allah juga disebut Allah yang setia sebab Dia adalah Allah yang memegang teguh firman-Nya; setiap perkataan yang keluar dari mulut-Nya, semuanya pasti dilaksanakan-Nya (digenapi).

Kita patut berdoa kiranya Tuhan memberikan kualitas karakter dan hati yang mulia sehingga kita bisa menjalani kehidupan yang sukses dan berbahagia.

Yehezkiel 36:26-27
Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh- Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan- Ku dan tetap berpegang pada peraturan- peraturan- Ku dan melakukannya.

Tuhan Yesus memberkati.