Empat Rahasia Doa Yang Dijawab
Nehemia 1:5-11

Berikut adalah empat rahasia doa yang dijawab berdasarkan pengalaman iman Nabi Nehemia:

1. Berdoalah Berdasarkan Karakternya Tuhan

Nehemiah 1:4-5
Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit, kataku:”Ya, TUHAN, Allah semesta langit, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia- Nya terhadap orang yang kasih kepada- Nya dan tetap mengikuti perintah- perintah- Nya,

Berdoalah seolah-olah Tuhan sudah menjawab doa kita: “Aku percaya Engkau menjawab doaku ya Tuhan karena Engkau adalah Allah yg Setia. Engkau adalah Allah yg Besar. Engkau adalah Allah yang penuh Kasih. Engkau adalah Allah yang Ajaib. Engkau sanggup mengatasi masalahku ini ya Tuhan!

2. Akuilah Dosa-Dosa yang Kita Sadari

Nehemiah 1:6-7
berilah telinga- Mu dan bukalah mata- Mu dan dengarkanlah doa hamba- Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat- Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba- hamba- Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap- Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa. Kami telah sangat bersalah terhadap- Mu dan tidak mengikuti perintah- perintah, ketetapan- ketetapan dan peraturan- peraturan yang telah Kauperintahkan kepada Musa, hamba- Mu itu.

Setelah Nabi Nehemia mendasarkan doanya berdasarkan sifat-sifat Allah, ia mengakui dosa-dosanya.

Ia berkata, “Kami telah berdosa.”
Ia berkata, “Aku mengakui … diriku sendiri … Kaum keluargaku … Kami telah berbuat dosa … Kami tidak taat.

Hal itu sebenarnya bukanlah kesalahan Nehemia sebab ia belum lahir ketika bangsa Israel diangkut ke pengasingan, dia baru lahir saat bangsanya sudah berada di pengasingan. Tetapi ia melibatkan dirinya atas dosa bangsanya. Dia berkata, “juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa.”

3. Klaim Janji Tuhan

Nehemiah 1:8-10
Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba- Mu itu, yakni:Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai- beraikan di antara bangsa- bangsa. Tetapi, bila kamu berbalik kepada- Ku dan tetap mengikuti perintah- perintah- serta melakukannya, maka sekalipun orang- orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama- Ku diam di sana. Bukankah mereka ini hamba- hamba- Mu dan umat- Mu yang telah Kaubebaskan dengan kekuatan- Mu yang besar dan dengan tangan- Mu yang kuat?

Nehemia berdoa kepada Tuhan, dengan berkata, “Ingatlah akan firman yang Kau pesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kami berubah setia, kami akan kehilangan tanah perjanjian Israel. Tetapi Engkau berjanji jika kami bertobat, Engkau akan memberikannya kembali.”

Apakah Tuhan harus diingatkan akan janji-Nya? Jawabannya adalah tidak perlu. Apakah Dia melupakan apa yang telah dijanjikan-Nya? Jawabannya adalah tidak. Lalu mengapa kita harus mengingatkan janji Tuhan? Karena hal itu akan dapat menolong kita untuk mengingat kembali akan janji Tuhan.

4. Berdoalah Dengan Maksud Yang Jelas

Nehemiah 1:11
Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba- Mu ini dan kepada doa hamba- hamba- Mu yang rela takut akan nama- Mu, dan biarlah hamba- Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini. “Ketika itu aku ini juru minuman raja.

Jika kita mengharapkan jawaban doa yang jelas, maka berdoalah dengan maksud yang jelas. Jika isi doa kita bersifat umum, bagaimana kita bisa mengetahui doa-doa kita telah dijawab Tuhan?

Nehemia tidak sungkan-sungkan berdoa untuk kesuksesan hidupnya. Dia berdoa dengan berani.

Pernahkah Anda berdoa, “Tuhan, buatlah aku berhasil.” Jika belum pernah, mengapa Anda tidak mencobanya? Apakah boleh berdoa meminta Tuhan membuat kita menjadi sukses? Semuanya tergantung pengertian kita tentang sukses itu sendiri. Saya percaya ada pengertian yang bagus tentang sukses.

Sukses adalah mewujudkan tujuan Tuhan bagi hidup kita di dalam iman, kasih, dan kuasa Roh Kudus, dan mengharapkan hasilnya dari Tuhan. Inilah tujuan hidup yang berarti yang harus kita doakan dengan penuh keyakinan.

Tuhan Yesus memberkati