Berkat Untuk Orang Yang Mengasihi Tuhan

Markus 12:30-31
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah:Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

Alkitab menyebutkan ada 3 (tiga) berkat yang disediakan orang yang mengasihi Tuhan:
1. Allah akan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.
(Roma 8:28).
2. Allah menyediakan sesuatu yang tidak terduga (1 Korintus 2:9)
3. Allah menyediakan mahkota kehidupan (Yakobus 1:12)

Surat 1 Yohanes 4:19 menjelaskan cara mengasihi Tuhan:
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.”

Kita bisa mengasihi Tuhan, oleh karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Oleh karena itu, kita perlu menumbuhkan Kasih Kristus. Berikut beberapa cara untuk menumbuhkan kasih Kristus dalam hidup kita:

1. Dengan cara memahami dan merasakan bahwa Anda dikasih Tuhan.

Serangan iblis yang paling melemahkan dan membuat Anda menjadi patah semangat adalah ketika datangnya perkataan dan pikiran yang menyatakan bahwa “Anda tidak dikasihi, Anda tidak disukai, Anda tidak diinginkan lagi.”

Rasul Paulus berdoa untuk jemaat di Efesus agar mereka memahami dan merasakan bahwa mereka dikasihi Tuhan.

Efesus 3:16-18
Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan- Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh- Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama- sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,

Inilah doa Rasul Paulus supaya jemaat Efesus mengenal dan merasakan Kasih Yesus yang telah menyelamatkan jiwanya; yang telah mengangkat hidupnya; yang telah memulihkannya; yang telah memberkati dan memakai hidupnya.

Kasih kita kepada Tuhan akan bertumbuh seiring dengan bertumbuhnya pengertian dan perasaan bahwa kita dikasihi Tuhan.

Kitab Ibrani 4:15-16 memberikan Gambaran tentang Kasih Kristus bagi kehidupan kita sehari-hari bahwa Dia bisa turut merasakan kesedihan, kesusahan dan penderitaan kita bahkan Dia sanggup untuk menolong kita.

Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan- kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” (Ibrani 4:15-16)

Memahami dan merasakan bahwa Anda dikasihi oeh Tuhan adalah sebuah tindakan iman yang sangat penting sebab jika Anda memahami dan merasakan bahwa Anda dikasihi Tuhan maka Anda mempunyai keberanian untuk datang kepada Tuhan memohon pertolongan kepada-Nya.

Markus 5:25-29
Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan. Ia telah berulang- ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk. Dia sudah mendengar berita- berita tentang Yesus, maka di tengah- tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah- Nya. Sebab katanya:”Asal kujamah saja jubah- Nya, aku akan sembuh.” Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.

Perempuan yang mengalami pendarahan itu, ia mengerti bahwa Tuhan Yesus penuh kasih dan belas kasihan; ia melihat bahwa dirinya adalah orang yang dikasihi Yesus maka ia tidak takut datang kepada Yesus untuk meminta pertolongan. Ia berkata, “asal ku jamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Yesus menyembuhkan perempuan ini.

2. Berpikir dengan pikiran kasih

Filipi 2:4-5
dan janganlah tiap- tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

Salah satu cara mengasihi Allah yaitu, dengan mengasihi dan peduli kepada kepentingan orang lain juga.

Oleh karena itu buanglah segala pikiran dan perkataan jahat terhadap sesama kita, janganlah hanya memikirkan kejelekan dan kesalahan orang lain, janganlah suka menghakimi dan menyerang orang lain.

Sebaliknya kita harus melatih berpikir dengan pikiran kasih. Kita perlu mengerti bahwa orang yang terluka cenderung suka melukai orang lain lewat perkataan dan perbuatan. Kita harus bisa melihatnya bahwa mereka membutuhkan kasih Kristus, mereka butuh dihargai dan diperhitungkan, mereka butuh disembuhkan dan dipulihkan luka-lukanya, mereka membutuh doa-doa kita, pertolongan kita.

Kasih kita kepada Tuhan akan bertumbuh seiring dengan kasih kita kepada sesama kita.

3. Arahkanlah Hati Anda kepada Tuhan

Lea berusaha keras untuk mendapatkan cinta suaminya, jadi setiap kali Tuhan memberinya anak, fokus Lea bukan kepada Tuhan, tetapi kepada suaminya. (Kejadian 29:31-34)

Setiap kali Tuhan memberinya anak, itu dipakainya sebagai senjata dari keyakinannya (membuatnya tambah pede) untuk mendapatkan perhatian, penghargaan dan cinta dari suaminya, namun ternyata ia tidak pernah mendapatkannya. Yakub tidak pernah mencintai Lea.

Ini merupakan sebuah pelajaran penting buat kita, jika fokus hati kita itu hanya tertuju kepada manusia bukan kepada Tuhan, maka kualitas yang kita hasilkan tidak akan pernah baik, hasilnya akan sia-sia belaka dan akan berakhir kepada kekecewaan.

Jika kita mau membangun kasih kepada Tuhan, kita harus belajar mengarahkan hati dan hidup kita bukan untuk mendapatkan perhatian, perhargaan atau cinta manusia tetapi kita harus mengarahkan hati kepada Tuhan.

Kejadian 29:35
Mengandung pulalah ia, lalu melahirkan seorang anak laki- laki, maka ia berkata:”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. Sesudah itu ia tidak melahirkan lagi.

Ketika Lea melahirkan anak pertama, anak kedua, dan ketiga dia hanya bicara tentang suaminya dan tentang dirinya sendiri. Setiap berkat Tuhan itu dipakainya sebagai senjata untuk menarik perhatian, penghargaan dan cinta dari Yakub.

Namun, ketika Lea melahirkan anak yang keempat dia tidak memakai itu untuk menyakiti Rahel, tetapi dia menyadari kesalahannya, dia mulai bersyukur kepada Tuhan. Itu sebabnya dia menamai anaknya yang keempat itu YEHUDA artinya PUJIAN atau UCAPAN SYUKUR.

Tahukah Anda bahwa dari Yehuda ini kelak akan lahir Raja Daud, dan dari Daud akhirnya lahir Yesus Kristus? Tahukah Anda bahwa kelak tongkat pemerintahan akan selalu berada di tangan Yehuda? Dari sikap hati yang berbeda inilah maka lahir Yesus Kristus, yang disebut Anak Daud dari suku Yehuda. Sungguh luar biasa.

Jika setiap berkat yang kita terima dari Tuhan, ada ucapan syukur dan membuat hati kita semakin melekat kepada Tuhan, maka sesuatu yang ilahi dan mulia akan terjadi dalam hidup kita. Kasih Kristus akan bertumbuh seiring dengan semakin besarnya rasa syukur kita atas berkat dan kebaikan Tuhan; kasih itu bertumbuh pada saat hati kita selalu tertuju kepada Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati.