Matius 16:24-26
Lalu Yesus berkata kepada murid- murid- Nya:”Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?”

Mengapa Berita tentang Salib Yesus Kristus begitu penting?
Ada beberapa alasannya:
Salib adalah tahta atas alam semesta
Salib adalah tempat semua kuasa dan otoritas
Salib adalah tempat kemenangan
Salib adalah tahta atas sorga
Salib adalah tempat perlindungan
Salib adalah tempat yang paling aman
Salib Kristuslah tempat kemuliaan

Salib adalah lambang kematian, dan hanya orang-orang yang memilih untuk menyangkal dirinya dan memikul salib adalah orang-orang yang memiliki otoritas dan kuasa atas Iblis, dosa, dan tekanan dalam hidupnya.

Iblis mengetahui bahwa pada saat Anda berserah kepada Tuhan secara total, mati terhadap diri sendiri, mati terhadap keinginan dan cita-cita Anda sendiri; dia akan kehilangan Anda; dia tidak memiliki kuasa atas hidup Anda.

Saat Anda berada di kayu salib, Iblis tidak dapat menjamah hidup Anda. Saat Anda berada di salib, tidak ada satupun roh jahat yang dapat mengganggu Anda.
Sebab Salib adalah tempat perlindungan dari gangguan semua roh jahat, kuasa jahat dan semua kejahatan. Di kayu salib ada damai sejahtera dan perlindungan yang sejati.

Iblis Menawarkan Kehidupan tanpa Salib:
Ketika Yesus Kristus datang ke bumi, hal pertama yang ditawarkan Iblis kepada Tuhan Yesus adalah sebuah kehidupan tanpa salib.

Iblis berkata,”Semuanya itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” (Matius 4:9) Iblis menawarkan kerajaan dunia. Dia menawarkan tahta tanpa salib.

Iblis tidak menyerah sampai di situ, ia memakai Rasul Petrus untuk berbicara sekali lagi kepada Yesus mengenai kehidupan tanpa salib. Saat itu Yesus memberitahukan murid-murid-Nya bahwa Dia akan menderita sengsara dan disalibkan tetapi pada hari ketiga, Dia akan bangkit, dan Petrus berkata kepada-Nya,”Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau.” (Matius 16:22)

Yesus berpaling dan menghardik dengan berkata,”Enyahlah Iblis, engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23)

Tuhan Yesus mengenali suara Iblis yang memakai suara Petrus untuk menawarkan kehidupan tanpa salib.

Iblis tidak menyerah. Dia mendatangi Anak Allah yang saat itu tergantung di kayu salib dalam kesakitan dan kelemahan. Iblis memakai orang banyak dan para imam dengan berkata, ”Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Isreal? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.” (Matius 27:42)

Tetapi Anak Allah, Penebus kita, Yesus Kristus telah menang di atas salib. Ia berkata,”Sudah selesai.” (Yohanes 19:30). Ingatlah, tidak ada jalan lain menuju kehormatan dan kehidupan kecuali melalui “salib.” Tanpa salib tidak ada kebangkitan dan kemuliaan.

Kemenangan atas Dosa:
Dalam Roma 6:6-7, Rasul Paulus menulis sesuai dengan Ilham Roh Kudus, “Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.”

Bagaimana kita dapat dibebaskan dari dosa?
Alkitab menjelaskan bahwa kita hanya dapat dibebaskan melalui salib Kristus, sebab salib memberikan janji sebagai berikut: “Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:14)

Apakah Anda sedang bergumul dengan dosa-dosa yang sama? Apakah Anda masih dicobai dengan dosa-dosa yang lama? Anda harus datang kepada salib secepatnya!

Sebab di atas kayu salib, tidak ada Iblis yang dapat menjamah Anda; Sebab di atas kayu salib, tidak ada dosa yang dapat mengikat Anda; Sebab di atas kayu salib, tidak ada lagi ikatan dan tekanan dalam hidup Anda. Saat Anda berada di kayu salib, Anda menjadi orang yang merdeka. Karena “Siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.” Hanya orang yang masih hidup yang terikat; yang tertekan; yang bergumul dengan Iblis.

Penyangkalan diri:
Dalam Roma 6:3,Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematiannya?”

Salib berarti penyangkalan diri terhadap diri sendiri, terhadap keinginan dan rencana sendiri atau cita-cita sendiri. Salib berarti kematian total.

Saya percaya bahwa kita sedang memasuki suatu masa di mana Allah sedang mencurahkan otoritas dan kuasa-Nya kepada gereja yaitu hanya kepada orang-orang yang bersedia mati terhadap dirinya sendiri dan mau hidup untuk melakukan kehendak Tuhan.

Ingatlah, kebangkitan datang setelah penyaliban. Kebangkitan menantikan kematian. Itulah sebabnya, mengapa Rasul Paulus berkata,”dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.” (Roma 6:13)

Apabila kita mati dengan Kristus, kita juga akan hidup bersama dengan Kristus. Kristus telah dibangkitkan dari kematian dan kematian tidak berkuasa lagi atas-Nya. Begitu pula dengan kita. ketika kita mati terhadap diri sendiri, kita bebas dari dosa, ikatan dan tekanan/depresi.

Disalibkan dengan Kristus:
Rasul Paulus berkata, ”Aku telah disalibkan dengan Kristus namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (Galatia 2:20)

Saat Anda membuat komitmen untuk disalibkan dengan Kristus, akan datang suara Iblis yang akan menentang Anda. Iblis akan menawarkan kepada Anda apa yang telah ditawarkan kepada Yesus yaitu kehidupan tanpa salib.

Daging Anda pasti menolak untuk disalibkan, Anda harus berjuang melawan daging ini. Itulah sebabnya mengapa Rasul Paulus berkata, ”Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.” (1 Korintus 9:27)

Kita harus membuat daging tunduk kepada firman Tuhan. kita harus membawanya kepada kayu salib, mati terhadap diri sendiri. Pada saat Anda mati terhadap diri sendiri dan Anda mulai kehilangan apa yang dapat Anda pegang, Anda harus terus membawanya ke Kalvari.

Apabila daging telah kehilangan genggamannya terhadap hidup Anda, Anda mulai mengetahui apa yang namanya kebebasan sejati, sebuah kebebasan Roh!

Hidup dalam Iman:
Galatia 5:24-26,Barang siapa menjadi miliki Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.”

Adalah tidak mungkin untuk hidup dalam Roh tetapi daging masih hidup. Anda dapat hidup dalam Roh apabila Anda telah menyalibkan daging. Iman tidak akan pernah hidup di dalam diri orang yang hidup. Iman hanya hidup di dalam diri orang yang mati. Pada saat daging mulai mati, maka iman akan hidup.

Itulah jawabannya mengapa orang yang nampaknya mempunyai iman namun tidak mendapatkan apa-apa dari Tuhan, karena iman yang berasal dari daging adalah iman yang mati. Daging tidak dapat menghasilkan iman yang hidup.

Apabila Anda hidup dalam daging dan segala hawa nafsu dan keinginannya maka tidak peduli berapa banyak Anda dapat menyebut, “Aku percaya! Aku percaya! Aku percaya! Allah tidak akan pernah menanggapi Anda sebab Iblis juga percaya.

Tetapi apabila Anda menyerahkan semua anggota tubuh Anda kepada Allah, saat Anda mati terhadap diri sendiri dan manusia lama Anda turut disalibkan, maka iman yang hidup akan lahir di hati Anda. Anda tidak perlu menyakinkan diri Anda sendiri dengan menyebutkan “Aku percaya! Aku percaya! sebab Roh telah menyatakannya.

Penutup:
Anda harus mati terhadap diri sendiri. Anda menyerahkan hati dan hidup Anda kepada Kristus. Anda harus membuat keputusan ini sebelum memulai kehidupan Kristen yang berkemenangan.

Anda harus mengambil keputusan ini karena kehidupan Kristen berarti ikut mengalami kematian Kristus. Tanpa kematian tidak ada kebangkitan. Tanpa salib tidak ada kehormatan dan kemuliaan.

Apakah Anda mau hidup berkemenangan? Anda harus menyalibkan semua daging dan segala hawa nafsu dan keinginannya. Anda harus tunduk kepada kehendak Tuhan dan hidup menyenangkan hati-Nya.

Selamat Menyambut Paskah!