1. Kuatkanlah diri Anda di dalam Tuhan.
1 Samuel 30:6

Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing- masing karena anaknya laki- laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.

Menaikkan ucapan syukur dan nyanyian Puji-Pujian memang agak sulit ketika kita dalam kesulitan. Namun Alkitab menjelaskan bahwa menaikkan ucapan syukur dan Nyanyian Puji-Pujian memiliki kuasa untuk mengganti semangat yang pudar.

Yesaya 61:3
untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji- pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka “pohon tarbantin kebenaran”, “tanaman TUHAN” untuk memperlihatkan keagungan- Nya.

Kita perlu mengerti bahwa ucapan syukur dan puji-pujian itu dapat membangkitkan kembali semangat yang pudar. Mengapa? Sebab menaikkan ucapan syukur dan nyanyian pujian dapat membawa Tuhan masuk ke dalam situasi dan keadaan hidup Anda, tidak peduli seburuk apa pun keadaan Anda.

Ingatlah bahwa “Allah bersemayam di atas puji-pujian umat-Nya.” (Mazmur 22:3).

Memang benar, pada saat Anda berada dalam kesulitan hidup, ada banyak hal yang ingin Anda lakukan kecuali memuji Tuhan, adalah sulit memuji Tuhan di saat-saat sedang dalam kesulitan.
Ingatlah pada saat Anda mulai menaikan ucapan syukur dan memuji Tuhan, pada saat itu Dia akan berjalan di tengah-tengah kesulitan hidup Anda.

Mazmur 100:3-5
Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat- Nya dan kawanan domba gembalaan- Nya. Masuklah melalui pintu gerbang- Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran- Nya dengan puji- pujian, bersyukurlah kepada- Nya dan pujilah nama- Nya! Sebab TUHAN itu baik, kasih setia- Nya untuk selama- lamanya, dan kesetiaan- Nya tetap turun- temurun.”

Firman Tuhan di atas menjelaskan bahwa menaikkan ucapan syukur dan puji-pujian bukan hanya membawa Tuhan hadir di tengah-tengah hidup kita, tetapi Pujian juga memberikan kita pewahyuan tentang Siapa Tuhan itu sebenarnya dan memberi kita jalan masuk ke dalam hadirat Tuhan.

2. Temukan seseorang yang Anda percayai untuk sepakat bersama Anda di dalam doa.
1 Samuel 30:7
Lalu Daud memberi perintah kepada imam Abyatar bin Ahimelekh:”Bawalah efod itu kepadaku.” Maka Abyatar membawa efod itu kepada Daud.

Kesepakatan adalah sebuah prinsip rohani yang penuh kuasa. Daud mencari imam Abyatar untuk bersepakat berdoa bersama dia.

Matius 18:19
Dan lagi Aku berkata kepadamu:Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa- Ku yang di sorga.

Ada beberapa kuasa dari kesepakatan:
1). Menghasilkan keputusan yang tepat (Kisah 1:14)
2). Melepaskan kuasa Roh Kudus (Kisah 2:1-2)
3). Membawa mujizat (Kisah 3:1-7)
4). Membawa kemakmuran, membatalkan kemiskinan (Kisah 4:31-33)

3. Bertindak dengan iman.
1 Samuel 30:8

Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya:”Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?” Dan Ia berfirman kepadanya:”Kejarlah, sebab sesungguhnya, engkau akan dapat menyusul mereka dan melepaskan para tawanan.”

Ketika Anda bertindak dengan iman; maka Allah akan berperang bagi Anda. Daud tidak menangis terguling-guling di tanah. Daud bertindak dengan iman; ia berdoa dan melakukan perintah Tuhan dengan iman.

Tuhan tidak bisa memaksa Anda untuk bertindak dengan iman. Tuhan tidak bisa memaksa Anda untuk melakukan firman-Nya. Namun jika Anda setia dan taat melakukan kebenaran firman-Nya maka Tuhan akan mengangkat Anda dan segala berkat-Nya akan dicurahkan ke atas hidup Anda.

4. Gunakanlah otoritas di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
1 Samuel 30:17

Dan pada keesokan harinya Daud menghancurkan mereka dari pagi- pagi buta sampai matahari terbenam; tidak ada seorangpun dari mereka yang lolos, kecuali empat ratus orang muda yang melarikan diri dengan menunggang unta.

Daud bukan hanya menyerang tetapi ia terus berperang sampai semua musuhnya hancur dan merampas kembali jarahan musuh.

1 Samuel 30:19
Tidak ada yang hilang pada mereka, dari hal yang kecil sampai hal yang besar, sampai anak laki- laki dan anak perempuan, dan dari jarahan sampai segala sesuatu yang telah dirampas mereka; semuanya itu dibawa Daud kembali.

5. Meteraikan pemulihan Anda dengan membawa persembahan kepada Tuhan.
1 Samuel 30:26

Ketika Daud sampai ke Ziklag, dikirimnyalah sebagian dari jarahan itu kepada para tua- tua di Yehuda, kepada teman- temannya, dengan pesan:”Inilah pemberian kepadamu dari jarahan yang dirampas dari musuh TUHAN,”

Persembahan adalah deklarasi Daud atas perbuatan Tuhan yang telah melakukan pemulihan seutuhnya atas hidupnya. Persembahan menyentuh hati Tuhan untuk mencurahkan berkat-Nya ke atas hidup kita terus menerus.

Ketika Orang Israel dilepaskan dari perbudakan di Mesir, mereka pun membawa persembahan untuk membangun Rumah Tuhan (Tabernakel) di Padang Gurun. Persembahan itu untuk memeteraikan perbuatan Tuhan atas pemulihan seutuhnya bagi bangsa Israel. Daud membawa persembahan, ia mengerti bahwa ia sedang menabur benih untuk melindungi masa depannya.

Tuhan Yesus memberkati.