Yohanes 4:21-24
21 Kata Yesus kepadanya:”Percayalah kepada- Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. 22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. 23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah- penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah- penyembah demikian. 24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah- Nya dalam roh dan kebenaran.”

Penyembahan adalah sebuah tindakan iman yang sangat penting dalam hidup orang percaya.
Penyembahan itu menyatukan kita dengan Allah; penyembahan itu mengikatkan diri kita dengan Allah. Penyembahan adalah persekutuan yang intim dengan Allah.

Penyembahan adalah satu-satu cara untuk masuk hadirat Allah. Kita semuanya butuh kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Kita butuh hadirat Allah. Kita masuk ke hadirat Allah hanya dengan cara menyembah.

Mengapa kita perlu menyembah Tuhan?
1. Penyembahan akan mengangkat martabat hidup manusia.

Seorang perempuan berdosa yang telah dikenal di seluruh kota, telah menjadi perempuan yang terhormat sepanjang masa, aibnya dan rasa malunya dihapuskan, nama baiknya dipulihkan dan martabatnya diangkat oleh karena dia tahu bagaimana cara menyembah Tuhan Yesus dengan benar. Ia sujud menyembah Yesus dengan hati yang hancur dan mengurapi Yesus dengan minyak Narwastu yang sangat mahal harganya (Markus 14:3-8)

Apakah bentuk kehormatan yang diberikan Tuhan kepada perempuan ini? Yesus sendiri berkata: “Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” (Markus 14:9)

Perempuan ini bukan hanya diampuni dosanya tetapi juga martabatnya diangkat oleh karena dia tahu bagaimana menyembah Tuhan Yesus dengan benar.

Demikian juga Perempuan Samaria dipulihkan hidupnya, diangkat martabatnya oleh Tuhan sebab ia mengerti cara menyembah dengan benar.
Orang-orang Samaria telah menjadi percaya kepada Yesus karena perkataan perempuan itu.” (Yohanes 4:40)

Penyembahan meningkatkan pengaruh Anda, sehingga perkataan Anda didengarkan dan perkataan Anda dipercayai.

Perempuan Samaria, seorang penyembah yang benar yang menyembah dalam Roh dan Kebenaran memiliki pengaruh yang kuat di antara orang-orang Samaria. Perkataan Perempuan Samaria ini didengarkan dan dia dipercayai orang-orang Samaria. Orang-orang Samaria telah menjadi percaya kepada Yesus karena perkataan perempuan itu.

2. Penyembahan membawa kepada suatu pengalaman rohani dan akan mengubah jalan hidup kita
Matius 2:11-12

Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu- Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada- Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. 12 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Setelah Orang Majus datang sujud menyembah Tuhan Yesus dengan membawa emas, kemenyan dan mur, mereka mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara pribadi dalam mimpi dan pulang ke negerinya melewati jalan yang lain.

Perempuan Kanaan datang sujud menyembah Tuhan Yesus, anak perempuannya yang kerasukan setan disembuhkan dan ia pun diselamatkan.
Yairus, kepala rumah ibadat, sujud menyembah di bawah kaki Tuhan Yesus, anak perempuannya yang sedang sakt lalu mati, disembuhkan dan dibangkit oleh Tuhan Yesus.
Orang Kusta, sujud menyembah Tuhan Yesus, ia ditahirkan.

Penyembahan membawa kita kepada suatu pengalaman rohani yang akan mengubahkan jalan hidup kita.

3. Penyembahan akan membuka suatu pewahyuan baru akan janji Tuhan bagi hidup kita.
Kejadian 22:13-14
13 Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya. 14 Dan Abraham menamai tempat itu:”TUHAN menyediakan”; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang:”Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.”

Abraham mendapatkan suatu pewahyuan baru tentang nama Allah, yaitu Jehova Jireh, Allah yang menyediakan setelah dia menyembah Tuhan di atas Gunung Moria sesuai perintah Tuhan.

Abraham pun mendapatkan janji bahwa Allah akan memberkatinya berlimpah-limpah dan membuat keturunannya sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunannya itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Oleh keturunan Abraham semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena Abraham mendengarkan firman Tuhan.

Penyembahan akan membuka mata hati Anda untuk mampu mengenal bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Jehova Jireh, Allah yang mencukupi segala kebutuhan Anda: keselamatan, damai sejahtera, kesembuhan, pemulihan, kelimpahan, urapan dan karunia Roh Kudus, mujizat dan berkat-berkat-Nya.

Berikut adalah mekanika proses masuk hadirat Tuhan dengan menyembah Tuhan:
Mazmur 100:4
Masuklah melalui pintu gerbang- Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran- Nya dengan puji- pujian, bersyukurlah kepada- Nya dan pujilah nama- Nya!

1. Pertama-tama, naikkanlah nyanyian syukur.

Bersyukur karena kebaikan Tuhan, bersyukur karena kasih Tuhan, dan bersyukur dengan mengingat perbuatan Tuhan.

Rasul Paulus menasehati dalam 1 Korintus 1:26:
Ingat saja, saudara- saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.”

Kunci penyembahan adalah hati yang bersyukur, hati yang hancur di hadapan Tuhan, hati yang mengerti bahwa jika kita punya sesuatu, jika kita punya kebisaan, jika kita bisa berbuat baik semuanya itu karena anugerah Tuhan.

Rasul Paulus menasehati dalam 1 Korintus 1:29:
“supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.”

2. Kedua, naikkanlah puji-pujian kepada Tuhan.

Kita memuji Tuhan karena kebesaran-Nya, kita memuji Tuhan karena keajaiban-Nya, kita memuji Tuhan karena keagungan-Nya.

Pada saat kita memuji Tuhan, pada saat itu kita sedang mengagumi Tuhan, pada saat itu kita sedang menghormati Tuhan. Rasa kagum dan rasa hormat adalah pendorong untuk memuji-muji Tuhan.

Roh Kudus akan membawa kita masuk ke dalam hadirat Tuhan pada saat kita menaikan syukur dan pujian kepada Tuhan. Di dalam hadirat-Nya itulah kita mendapatkan pewahyuan tentang Allah yang Kudus.

KUDUS adalah sebuah kata untuk merangkum semua atribut Allah. Allah itu Kasih, Allah itu Adil, Allah itu Sabar, Allah itu Baik, Allah itu Penyayang, Allah itu Pengampun, Allah itu Penyembuh, Allah itu Penyedia segala kebutuhan kita, Allah itu Kekal.

3. Ketiga, menyembah karena Roh Kudus memberi pewahyuan tentang Allah yang KUDUS.

Pada saat kita bersyukur dan memuji Allah, kita menggunakan mulut kita. Bersyukur dan memuji adalah keputusan kita. Namun penyembahan itu keluar dari hati (batin) yang paling dalam, sebab penyembahan berasal dari pengenalan dan pewahyuan akan Allah secara pribadi.

Jika Anda mau masuk hadirat Tuhan dengan menyembah: mulailah membangun rasa syukur dengan mengingat selalu akan kebaikan dan kasih Tuhan; mulailah membangun rasa kagum dan hormat akan keagungan dan kebesaran Tuhan.