Beberapa langkah untuk mengalami pemulihan seutuhnya dengan membangun atmosfer mujizat berdasarkan Mazmur 126:

Pertama, Miliki Impian untuk disembuhkan dan dipulihkan oleh Tuhan.

MimpiMazmur 126:1
“Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang- orang yang bermimpi.
Alkitab menyatakan dengan jelas bahwa ada kaitan antara impian dengan pemulihan.”
“Saat Tuhan memulihkan keadaan Sion, keadaan kta seperti orang-orang yang bermimpi.”

Impian mendahului pemulihan.
Jika Anda mempunyai impian untuk dipulihkan seutuhnya, maka Tuhan akan memulihkan Anda.
Namun jika Anda tidak punya impian untuk dipulihkan, Anda tidak akan mendapatkannya.

Impian adalah sesuatu yang penting.
Impian memberikan Anda kekuatan untuk melewati penderitaan dan tantangan. Impian membuat Anda sanggup mengatasi gunung-gunung kesulitan Anda, betapapun tingginya gunung itu.

Pemazmur menjelaskan Impian adalah langkah awal untuk mengalami pemulihan. “Seperti bermimpi Tuhan memulihkan Sion” (Mazmur 126:1)

Orang yang memiliki impian adalah orang yang punya pengharapan. Harapan bukanlah optimisme. Optimisme adalah psikologis. Harapan adalah teologis. Optimisme adalah keyakinan pribadi atas diri sendiri. Harapan adalah keyakinan pribadi kepada Tuhan.

Optimisme adalah apa yang kita pikirkan tentang apa yang dapat Kita lakukan (kalau orang lain bisa, saya pun pasti bisa). Harapan adalah apa yang Anda pikirkan tentang apa yang dapat Tuhan lakukan atas hidup Anda.

Optimisme menyangkal kenyataan, lalu berpikir positif saja, namun tidak melibatkan Tuhan.
Harapan mengakui kenyataan dan percaya bahwa Tuhan dapat membalikkan keadaan, percaya bahwa Tuhan memgendalikan keadaan.
Saya mendorong Anda untuk berharap.
Harapan adalah benih untuk masa depan Anda.

Kedua, Gantilah kata-kata yang membuat Anda takut, kuatir, kecewa dan marah dengan mulai memperkatakan janji firman Allah.

nervous_speakerMazmur 126:2-3

Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak- sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa- bangsa:”TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang- orang ini!” TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.

Bisakah Anda melihat keadaan pada saat Tuhan memulihkan hidup Anda seutuhnya? Bisakah Anda mengatakan kata-kata apa yang Anda akan katakan pada saat Tuhan memulihkan hidup Anda seutuhnya?

Cobalah Anda melatih dan mempersiapkan diri untuk dipulihkan dengan cara MELIHAT dan MENGATAKAN sesuatu pada saat Tuhan memulihkan hidup Anda seutuhnya, sebagaimana ditulis oleh pemazmur ini.

Ingatlah ini pada saat Anda membesar-besarkan kelemahan, kesulitan dan penderitaan Anda, pada saat itu Anda mengecilkan kuasa Allah dalam hidup Anda, dan justru masalah akan menjadi raksasa yang menelan habis hidup Anda.

Ganti kata-kata yang membuat Anda kuatir, kecewa dan marah dengan mulai memperkatakan janji firman Tuhan atas masalah dan pergumulan Anda.
Jika Anda sakit, daripada Anda terus menerus mengeluh kesakitan mulailah memperkatakan janji firman Tuhan, “Oleh bilur-bilur-Nya aku telah disrmbuhkan.”

Ketiga, Berdoalah dengan iman yang teguh.

prayingMazmur 126:4
“Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!”

Doa menghubungkan kita dengan Allah dan kuasa-Nya. Jika Anda berdoa, doa Anda membersihkan atmosfer; doa memberikan Anda pikiran yang jernih; doa memberikan arah tujuan hidup Anda; sebaliknya jika Anda tidak berdoa Anda tidak tahu apa yang selanjutnya harus Anda lakukan.

Pada saat Anda berhenti berdoa, Anda akan mengalami kebingungan, Anda tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah.
Pada saat Anda tidak berdoa, Anda tidak tahu arah tujuan hidup Anda. Hidup Anda dikuasai kegelapan, kebingungan dan kekacauan.

Pada saat Anda berdoa, pada saat itu Anda sedang menabur benih untuk pemulihan seutuhnya. Pada saat Anda berdoa, Tuhan memberikan Anda hikmat, pengertian, dan ide-ide kreatif, Tuhan mengubah atmosfer untuk terjadinya pemulihan dan seutuhnya.

Keempat, lakukanlah perintah firman Tuhan

Mazmur 126:5-6
“Orang- orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak- sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak- sorai sambil membawa berkas- berkasnya.”

Anda dapat menabur benih dengan mencucurkan air mata, apabila Anda berdoa dengan sungguh-sungguh dengan iman yang teguh. Ketika Anda berdoa Tuhan memberikan Anda petunjuk firman-Nya (rhema), dan Tuhan pun memberikan Anda kesanggupan untuk melakukan perintah firman-Nya itu.

Pada saat Anda melakukan perintah firman-Nya sekalipun dengan mencucurkan air mata, Tuhan akan membuat Anda menuai dengan sorak sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Saya ingat kisah kelaparan hebat di Samaria. Salah seorang dari keempat orang kusta itu berkata: “Mengapakah kita duduk-duduk di sini sampai mati?”
(2 Raja-Raja 7:3-4).

Pada saat mereka pergi ke perkemahan tentara Aram, Tuhan mendatangkan kegentaran di sana dan tentara Aram lari meninggalkan perkemahan berikut semua makanan, kekayaan dan ternaknya.
Keempat orang kusta itu makan sampai kenyang dan mereka pun memberitahu raja bahwa ada makanan, ada kekayaan, ada kelimpahan di sana.

Keempat orang Kusta itu, bukan hanya selamat dan tetap hidup namun juga Tuhan menyembuhkan penyakit kusta mereka. Inilah pemulihan seutuhnya!

Tuhan memberkati